Tiga Tantangan Indonesia Hadapi Era Ekonomi Digital

Atalya Puspa
29/8/2019 00:51
Tiga Tantangan Indonesia Hadapi Era Ekonomi Digital
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo(MI/M. Irfan)

GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan, terdapat tiga hal pokok yang menjadi tantangan bagi Indonesia untuk menjaga stabilitas serta pertumbuhan ekonomi di tengah kemajuan era digital.

"Pertama, bagaimana Indonesia bisa mengantisipasi dan menempuh langkah menghadapi ekonomi global," kata Perry di Kuta, Bali, Rabu (28/8).

Tantangan selanjutnya, yakni Indonesia harus mencari cara untuk memperkuat ketahanan ekonomi serta mendorong pertumbuhan ekonomi baru.

"Bisa di bidang manufaktur, pariwisata, mendoring financial inclution, fishery dan agriculture," lanjut Perry.

Ketiga, Indonesia harus memiliki navigasi yang kuat untuk menempuh perjalanan di era digital.

Baca juga : BMEB 2019 Dorong Peningkatan Riset Ekonomi Digital di Indonesia

Perry yang juga berperan sebagai Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), menyatakan ISEI selalu berperan aktif untuk mengembangkan riset yang nantinya akan diusulkan kepada pemerintah untuk memajukan perekonomian Indonesia.

Dalam Sidang Pleno ISEI XX dan Seminar Nasional yang mengambil tema 'Menavigasi Era Digital: Tantangan dan Strategi Mengawal Stabilitas dan Mendorong Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional,' Perry menyampaikan, sumbangsih pemikiran ISEI akan mengusung beberapa strategi kebijakan.

Hal itu mencakup dari sisi permintaan, penawaran dan reformasi struktural, serta pengembangan potensi ekonomi digital.

Dalam kajiannya bersama ISEI, Perry menyatakan Indonesia punya peluang dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kedepan dan menjawab ketiga tantangan yang telah disebutkan di awal.

"Apa yang bisa kita lakukan? Kita bisa membuat kebijakan yang mendorong industri manufaktur. Banyak yang bisa kita dorong apakah terkait dengan garmen, elektronik, atau sumber daya yang ada di indonesia," ucapnya.

Selanjutnya, Indonesia juga harus meningkatkan jumlah penanaman modal asing (PMA) untuk mendorong pendalaman pasar keuangan lebih lanjut.

"Di ekonomi digital, pengembangan digital banking serta memperkuat sinergi dengan financial technology menjadi kuncinya," sambung Perry. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya