Maksimalkan Digitalisasi: Bambang: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa 6%

Nur Aivanni
23/7/2019 18:45
Maksimalkan Digitalisasi: Bambang: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa 6%
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (tengah).(Antara)

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan digitalisasi bisa menciptakan efisiensi dalam perekonomian. Dengan begitu, menurutnya, ekonomi seharusnya akan lebih mudah tumbuh dan tetap dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

"Kita harapkan 5 tahun ke depan dengan kita makin mulai masuk ke digitalisasi, kita harapkan pertumbuhan ekonomi bisa kita angkat ke arah 5,5%-6%," katanya saat ditemui di JCC, Jakarta, Selasa (23/7).

Baca juga: Karya Anak Bangsa Harus Pimpin Transformasi Revolusi Industri 4.0

Secara terpisah, CEO Bukalapak Achmad Zaky mengatakan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sudah siap untuk memasuki era digital. Hanya saja, ia berharap jumlah SDM yang ahli atau yang memiliki akademik PhD masih perlu lebih ditingkatkan lagi.

Adapun langkah pemerintah yang menggencarkan program pendidikan vokasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sudah tepat. Hanya saja, kata dia, pemerintah juga perlu memperhatikan sektor yang berkaitan dengan industri teknologi dan inovasi.

"Menurut saya (program vokasi) tepat. Vokasi itu kan di level masif. Di industri engineering, teknologi, inovasi, ini mesti diperhatikan juga," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh CEO Halal Local Nurma Larasati. Ia mengatakan bahwa banyak anak muda Indonesia yang berbakat. Menurutnya, generasi muda bangsa ini sudah siap untuk memasuki era digital.

"Kalau untuk masuk ke era digital saya rasa mereka siap. Yang perlu lebih diasah adalah persiapan pola pikir yang lebih inisiatif dan proaktif, jadi kerjanya tidak micromanagement lagi," tandasnya. (Nur/A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya