Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melelang enam proyek ruas tol pada sisa tahun ini. Keenam proyek tersebut meliputi Tol Semanan-Balaraja (31,9 km), Kamal-Teluknaga-Rajeg (38,6 km), Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (18,4 km), Yogyakarta-Bawen (77 km), Solo-Yogyakarta-Bandara Kulon Progo 91,93 (km) dan Tol Akses Menuju Pelabuhan Patimban (37,7 km).
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit menyebut pembangunan enam tol itu membutuhkan biaya investasi setidaknya Rp135 miliar.
Sebagian besar proyek itu dibangun oleh badan usaha sehingga tidak membebani APBN.
Dari enam ruas tol tersebut, Solo-Yogyakarta akan menjadi yang pertama dilelang, yakni pada akhir bulan ini.
“Kemarin Pak Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga dan kami sudah bertemu pak Gubernur. Kami sampaikan rencana pelelangan tersebut. Harapan kami akhir bulan ini bisa kita mulai,” ujar Danang di kantornya, Jakarta, Jumat (19/7).
Baca juga: Go-Jek Gandeng Visa untuk Pembayaran dengan Kartu Kredit
Sementara, untuk Yogyakarta-Kulon Progo, masih akan dikaji ulang desainnya lebih dulu. Pemerintah Yogyakarta masih mengusulkan pengalihan beberapa trase utama yang berada di daerah Kulon Progo.
“Kemarin Pak Sultan (Hamengkubuwono X) menginginkan ada adjustment terhadap trase, terutama yang di daerah Kulon Progo,” jelasnya.
Adapun, untuk akses menuju Pelabuhan Patimban, lanjut Danang, masih dilakukan kajian rute. BUJT memiliki dua pilihan rute yakni yang menghubungkan kawasan industri menuju Pelabuhan Patimban dan yang kedua ialah yang menghubungkan simpang Subang ke Patimban.
“Ada dua pendekatan. Yang pertama merupakan pengembangan dari jaringan jalan yang ada dan yang kedua atau alternatif lainnya adalah menghubungkan kawasan industri baru ke patimban,” pungkas Danang. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved