Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina menyiapkan 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru di Trans Jawa. Upaya tersebut dilakukan demi memastikan keamanan pelayanan bahan bakar minyak di sepanjang jalan bebas hambatan yang kini menjadi primadona baru pemudik.
SPBU yang baru diresmikan tersebut berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, yakni di Kilometer (Km) 260 Brebes, Km 360 Batang, Km 379 Batang, Km 389 Kendal, Km 519 Sragen, Kn 519 Sragen, Kn 575 Ngawi, Km 575 Ngawi, Km 626 Madiun dan Km 725 Gresik.
Baca juga: Dunia Apresiasi Upaya Indonesia Wujudkan Ketahanan Pangan
“SPBU yang baru diresmikan ini merupakan komitmen Pertamina untuk menyediakan layanan yang prima, terutama dalam menyediakan BBM pada masa mudik dan arus balik. Kami harap masyarakat yang melakukan mudik bisa lebih tenang dan tidak perlu khawatir soal BBM,” ujar Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid melalui keterangan resmi, Kamis (30/5).
Layanan yang diberikan di SPBU-SPBU tersebut pun sudah lengkap, seperti varian produk mulai dari BBM hingga Pelumas dan LPG. Stasiun tersebut juga melayani pembayaran non tunai seperti LinkAja dan layanan lainnya.
“Kami berupaya memberikan layanan maksimal untuk masyarakat, terutama dalam kepraktisan pembayaran. Seperti dengan adanya aplikasi LinkAja, konsumen bisa melakukan pembayaran non tunai yang lebih praktis dan efisien. Ditambah lagi, pada masa mudik ini ada diskon khusus berupa cashback hingga 25% untuk pembayaran menggunakan LinkAja," tambahnya.
Dengan adanya sepuluh SPBU baru, total SPBU dan layanan tambahan di sepanjang jalur Tol Trans Jawa dan Sumatera kini mencapai 99 unit. Selain itu, perseroan juga menyediakan 200 unit motorist BBM yang siap mengantar BBM ke lokasi-lokasi yang dibutuhkan. (OL-6)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved