Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) memprediksi akan ada peningkatan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara harian sebesar 15,78% sepanjang periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Manajer PSO Pertamina Agus Taufik Harahap, dalam Rapat Koordinasi (rakor) Kesiapan Angkutan Lebaran 2019 di Gedung Cipta Kemenhub mengungkapkan pada situasi normal, konsumsi bensin rata-rata 92.563 kiloliter (kl) per hari. Sementara, pada masa arus mudik dan balik nanti diperkirakan penggunaan bensin akan mencapai 107.165 kl per hari
Baca juga: Kementerian BUMN Tepis Isu Perombakan Direksi Garuda Indonesia
Taufik menjelaskan, jumlah tersebut dihitung dari total kendaraan pribadi yang akan digunakan untuk pulang kampung pada Lebaran kali ini.
"Diprediksi jumlah kendaraan pribadi yang akan digunakan mencapai 10,61 juta unit, tumbuh 13,09% dari tahun sebelumnya," ujar Taufik, Senin (22/4).
Secara rinci, angka kendaraan itu terdiri dari 3,76 juta unit mobil dan 6,85 juta unit motor. Untuk mengantisipasi hal tersebut, perseroan sejak H-7 hingga H+7 Lebaran akan menambah sarana penyaluran BBM dengan mengerahkan 26 unit mobil dispenser, 200 unit motor BBM kemasan, 55 kiosk Pertamina dan 115 buffer tank BBM di berbagai titik mudik. (OL-6)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved