Kemenkeu Tunjuk Bank Mantap Sebagai Bank Persepsi

Atalya Puspa
11/4/2019 14:25
Kemenkeu Tunjuk Bank Mantap Sebagai Bank Persepsi
Bank Mandiri Taspen(Ist)

BANK Mandiri Taspen (Bank Mantap) resmi ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia menjadi bank persepsi.

Dengan begitu, seluruh wajib pajak (WP) baik nasabah maupun bukan nasabah Bank Mantap dapat membayarkan pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNPB), serta pajak bea cukai melalui Bank Mantap.

Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menyatakan penunjukan Bank Mantap sebagai sebuah bank persepsi merupakan wujud kepercayaan Kemenkeu kepada Bank Mantap untuk menjadi pihak yang aktif dalam kebijakan strategis untuk mendongkrak penerimaan negara.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dipengaruhi Konsumsi dan Investasi

"Untuk saat ini kami sedang mengembangkan layanan digital cash management. Para nasabah Bank Mantap bisa langsung bertransaksi pembayaran pajak menggunakan cash management tersebut. Sehingga wajib pajak (WP) dapat membayar kewajiban perpajakannya tanpa perlu datang ke teller," kata Nurkholis di Graha Bank Mantap, Jakarta Pusat, Kamis (11/4).

Layanan Bank Mantap dalam menerima setoran penerimaan negara dari wajib pajak sendiri menggunakan sistem modul penerimaan generasi kedua (MPN G2).

Nurkholis menyatakan, dalam kemajuan teknologi di dunia perbankan, Bank Mantap diharapkan dapat turut andil memberikan layanan yang optimal dalam penerimaan pajak negara.

Di waktu yang bersamaan, Direktur Pengelolaan Kas Negara Kemenkeu RI Didyk Choiroel juga menyatakan, peran bank persepsi dalam mendongkrak penerimaan negara sangat penting. Pasalnya, separuh dari target penerimaan negara akan diterima melalui bank persepsi.

Bank Mantap sendiri menjadi bank keempat yang ditunjuk oleh Kemenkeu sebagai bank persepsi. Untuk itu, dirinya berharap Bank Mantap dapat mejadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk membayarkan pajaknya dan turut membantu pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara.

Baca juga: BRI Mengajak Debitur untuk Go Public

"Tidak hanya menjadi bagian jenis layanan di perbankan dan aspek kompetitif. Tapi Bank Mantap harus mengoptimalkan bank persepsi sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan perannya dalam penerimaan negara," katanya.

Untuk diketahui, Bank Mantap merupakan sinergi dari dua BUMN, yakni PT Bank Mandiri Tbk dan PT Taspen Tbk. Hingga saat ini Bank Mantap mempunyai 274 jaringan yang tersebar di 32 provinsi. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya