Lintasarta Fokus Kembangkan Solusi Industri untuk Pelanggan

Syarief Oebaidillah
09/4/2019 21:30
Lintasarta Fokus Kembangkan Solusi Industri untuk Pelanggan
President Director Lintasarta, Arya Damar(Ist)

ERA digital berkembang amat pesat sekaligus mempengaruhi pola penetrasi bisnis pelaku usaha nasional. Era transformasi digital mendorong pelaku industri meningkatkan daya saing, efisiensi, inovasi, serta kecepatan, dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Sebab itu, transformasi digital menjadi keharusan bagi para pelaku industri nasional agar tetap eksis di persaingan pasar yang semakin ketat.

Sejak berdiri April 1988, Lintasarta telah menjadi bagian dinamika bisnis di Indonesia dengan menghadirkan layanan komunikasi data, internet, serta solusi bisnis. Memasuki usia yang ke-31, pada 4 April 2019 lalu, Lintasarta sebagai penyedia kebutuhan korporat memperkuat berbagai produk connectivity dan IT Services.

"Lintasarta memosisikan diri menjadi ICT Total Solution Company bagi pelaku industri," kata President Director Lintasarta, Arya Damar, dalam keterangannya Selasa (9/4).

Dia mengutarakan, Lintasarta mengembangkan produk dan layanan yang menjawab kebutuhan industri sesuai dengan perkembangan teknologi dunia.

"Data communication, IT services, e-health services, internet services, data center, cloud, social media analitycs, fleet management, hingga solusi industri perbankan dan keuangan lainnya," ungkap Arya.

Dia melanjutkan, pihaknya juga didukung sumber daya manusia yang 100% orang Indonesia dengan standar global.


Baca juga: Telkomsel Rampungkan Penataan Ulang Pita Frekuensi 800-900 Mhz


Melihat perkembangan transformasi digital yang ada, dalam melakukan perubahan khususnya transformasi digital, semua pihak harus berkolaborasi.

"Lintasarta juga berkolaborasi dengan berbagai pihak guna menghasilkan solusi terbaik," cetus CEO Lintasarta sejak 2014 ini.

Dengan visi menjadi urat nadi digitalisasi nasional, Lintasarta menambah fokus bisnisnya dengan mengembangkan solusi industri. Di mana fokus solusi industri ini menitikberatkan ke industri finansial, smart city, dan healthcare.

Tim yang beranggotakan anak-anak muda yang memiliki potensi berstandar global, akan melahirkan berbagai solusi digital bagi 3 industri tersebut, dan juga sudah disiapkan ruangan kerja sendiri dengan tema kekinian layaknya co-working space.

Lintasarta sudah 3 tahun membangun ekosistem startup digital, di antaranya kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Tanah Air, antara lain dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kerja sama dijalankan dengan membangun inkubasi dan akselerasi untuk para inventor muda yang nantinya menjadi technopreneur atau startup digital B2B.

Kolaborasi ini, ungkap Arya, guna menjawab tantangan akan beragamnya kebutuhan digitalisasi industri.

"Jadi, Lintasarta menjembatani kebutuhan industri dengan para pengembang teknologi aplikasi startup. Dalam jangka panjang akan membantu terciptanya ekonomi digital," pungkasnya. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya