Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN konektivitas di pantai selatan (Pansela) Jawa terus dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera).
Dari total panjang 1.405 kilometer (km) yang membentang dari Banten hingga Jawa Timur, pemerintah masih berfokus pada pembangunan jalur Pansela yang berada di Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan panjang 328 km.
Hingga 2018, jalan yang sudah terbangun ialah sepanjang 219 km dan ditargetkan seluruh jalur Pansela di Jateng dan Yogyakarta akan tersambung pada 2021.
Salah satu ruas jalan Pansela di Jawa Tengah yang sudah rampung adalah ruas Giriwoyo-Duwet sepanjang 23,7 km yang dilakukan dengan kontrak multiyears 2015-2017 melalui program Regional Road Development Project (RRDP) yang didanai oleh Islamic Development Bank (IDB) dengan nilai Rp192 miliar.
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono menyatakan, pada 2019, terdapat dua ruas di Jawa Tengah dan tiga ruas di Yogyakarta yang sudah melewati proses tanda tangan kontrak dan siap dibangun.
Baca juga: Kolaborasi Swasta dan BUMN Wujudkan Smelter Feronikel
Dua ruas Jalan Pansela di Jawa Tengah meliputi Tambakrejo-Bantarsari sepanjang 6,50 km dengan nilai kontrak Rp95,4 miliar dan Jladri-Karangbolong-Tambakmulyo 4,50 km senilai Rp53,9 miliar.
PT Istaka Karya dan PT Trie Mukti akan mengambil alih pelaksanaan pembangunan Tambakrejo-Bantarsari dan untuk Jladri-Karangbolong-Tambakmulyo ditangani PT Sumber Karya-PT Karya Adi Kencana dengan kontrak tahun jamak 2019-2020.
Adapun, untuk tiga ruas di Yogyakarta adalah ruas Jerukwudel- Baron-Duwet sepanjang 10,60 km dengan nilai kontrak Rp195 miliar dikerjakan PT Brantas Abipraya-Aneka Dharma Persada (Kerjasama Operasi), ruas Legundi-Planjan 4,70 km dengan kontrak Rp69 miliar dikerjakan PT Istaka Karya dan Jembatan Kretek 2 dengan panjang penanganan 2.014 meter senilai Rp574 miliar.
"Kami terus mendorong tersambungnya Jalur Pansela Jawa untuk bisa menjadi alternatif dari jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa yang sudah padat lalu lintasnya. Jalur selatan ini juga menarik karena sepanjang jalan terdapat banyak destinasi wisata. Pengguna jalan akan disuguhi pemandangan hamparan sawah, pegunungan dan pantai sekaligus menjadi spot foto yang bagus," ujar Basuki melalui keterangan resmi, Sabtu (6/4). (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved