Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BURSA Efek Indonesia (BEI) menyatakan sepanjang 2018 aktivitas pasar modal syariah meningkat signifikan. Itu terlihat pada jumlah investor saham syariah sebanyak 44.536 investor atau tumbuh 92% ketimbang di 2017.
Kepala Divisi Komunikasi BEI Yulianto Aji Sadono menyampaikan, untuk meraih capaian itu, pihaknya mengaku pada 2018 telah menggelar 223 kegiatan sosialisasi dan edukasi pasar modal syariah bekerja sama dengan 10 mitra kerja sama edukasi. "Terbukti saat ini ada 13 anggota bursa yang menyediakan sarana perdagangan SOTS (syariah online trading system)," ucap dia.
Dia melanjutkan kegiatan edukasi dan sosialisasi pasar modal kepada berbagai lapisan masyarakat juga mampu meningkatkan jumlah investor saham secara keseluruhan di BEI sebesar 36% pada akhir 2018 jika dibandingkan dengan di 2017. Peningkatan itu menciptakan rekor pertumbuhan jumlah investor tertinggi yakni, sebanyak 223.749 investor baru dalam satu tahun.
Menurut Yulianto, peningkatan jumlah itu didominasi generasi milenial atau dalam rentang usia 18-30 tahun yang meningkat lebih dari 100% dalam dua tahun terakhir.
Hingga akhir Februari 2019, tercatat sebanyak 170.632 investor aktif di BEI, atau meningkat 32% dari angka akhir di 2018.
Dia menambahkan, untuk terus meningkatkan jumlah investor aktif sekaligus merespons perubahan revolusi industri 4.0 di Indonesia, BEI menghadirkan program bernama Bursa 4.0.
Menurut Yulianto, Bursa 4.0 dicanangkan untuk memudahkan pembukaan rekening, memudahkan transaksi, menurunkan biaya transaksi, dan memperluas akses pasar termasuk akses informasi emiten menggunakan internet dari mana pun.
"BEI melihat kebutuhan perubahan cara pendekatan kepada masyarakat Indonesia, salah satunya memanfaatkan teknologi dalam melakukan edukasi dan simulasi berinvestasi di pasar modal," kata dia.
Yulianto memaparkan data pengguna internet pada perangkat mobile di Indonesia dengan jumlah 170 juta merupakan peluang baik dan bisa menjadi target edukasi pasar modal yang diharapkan masuk sebagai investor ke ekosistem pasar modal Indonesia.
Tidak berpengaruh
Secara terpisah, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi meyakini pelaksanaan Pemilu 2019 tidak banyak memenga-ruhi pergerakan harga saham di pasar modal.
"Dalam waktu dekat, kita ada pilpres. Pasti kita mereka-reka indeksnya bagaimana. Saya ingin mengatakan, untuk tiga pemilu sebelumnya, korelasinya tidak terlalu terlihat. Jadi, harapannya untuk tahun ini korelasinya juga tidak terlalu banyak terhadap indeks kita," ujar dia saat diskusi dengan media di Jakarta, kemarin, seperti dikutip dari Antara.
Menurut dia, gelaran pemilu memang akan berdampak terhadap bursa saham domestik, tetapi tidak berpengaruh secara signifikan.
Selain pemilu, saat ini pihaknya masih menunggu laporan kinerja keuangan emiten sepanjang tahun lalu. "Tantangan pada 2019, dari domestik, sekarang kami masih menunggu laporan kinerja keuangan emiten," ungkap dia.
Tantangan berikutnya, kata Inarno, produk-produk investasi di pasar modal saat ini masih relatif kurang. Karena itu, pihaknya akan terus berupaya memperbanyak produk-produk investasi. (E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved