Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TERUS membaiknya performa bisnis PT. Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) membuat perusahaan pembiayaan itu membukukan laba bersih perseroan sebesar Rp215 miliar pada tahun keuangana 2018.
Lewat laba bersih itu, WOM Finance pun memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp64 miliar kepada para pemegang saham perseroan. Hal itu merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Selasa (12/3).
RUPST WOM Finance menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, Firma anggota Ernst & Young Global Limited.
Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui penggunaan dana cadangan umum sebesar Rp1 miliar untuk memenuhi ketentuan dalam Pasal 70 ayat 1 Undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan pasal 24 Anggaran Dasar Perseroan.
Dividen yang dibagikan merupakan porsi 30% dari laba bersih yang dibukukan atau sebesar Rp18,5 per saham. Sisanya sebesar Rp150 miliar akan ditetapkan sebagai laba ditahan.
Direktur Keuangan WOM Finance, Zacharia Susantadiredja, mengatakan keputusan pembagian dividen final tunai yang mencapai Rp64 miliar menunjukkan performa kinerja Perseroan yang baik, sekaligus sebagai bentuk optimisme terhadap industri pembiayaan di Indonesia yang senantiasa tumbuh di masa datang.
"Dividen final tunai tahun buku 2018 akan dibagikan kepada pemegang saham, yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Perseroan pada penutupan perdagangan tanggal 22 Maret 2019," katanya dalam keterangan tertulis.
Baca juga : WOM Finance Hibur Anak-Anak Penyintas Kanker
Di sisi lain, RUPST WOM Finance juga menyetujui Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perseroan tahun 2018 yaitu Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV WOM Finance Tahun 2018 sebesar Rp793 miliar dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap V WOM Finance Tahun 2018 sebesar Rp360,5 miliar serta Obligasi Berkelanjutan III Tahap I WOM Finance Tahun 2018 sebesar Rp570,5 miliar.
Seluruh hasil penawaran digunakan untuk mendukung kegiatan pembiayaan Perseroan.
Sementara RUPSLB WOM Finance menyetujui perubahan anggaran dasar Perseroan yang dilakukan dengan pertimbangan dikeluarkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan (POJK 35).
Perseroan perlu melakukan penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan usaha khususnya Pembiayaan Investasi dan Pembiayaan Multiguna.
Hasil RUPSLB lainnya adalah menyetujui rencana Perseroan untuk mengalihkan hak atau menjaminkan sebagian besar atau seluruh piutang milik Perseroan dalam rangka perolehan pinjaman dan/atau pendanaan baik penerbitan PUB III, pinjaman dan/atau pendanaan dari lembaga keuangan bank maupun bukan bank.
Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, Perseroan dapat melalui tahun 2018 dengan mencatatkan pertumbuhan yang baik.
"Dengan posisi keuangan yang sehat, Perseroan siap untuk melanjutkan ekspansi serta mengembangkan bisnis” katanya. (RO/OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved