Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IV DPR, Fadholi, menyatakan pemerintah harus memberi ruang kepada peternakan mandiri untuk berkembang. Hal itu bisa dilakukan dengan memberi insentif dan bantuan untuk memfasilitasi perkembangan teknologi peternakan dan pangan.
"Harus ada peningkatan teknologi kaitannya dengan kondisi kandang agar ayam tumbuh sehat. Lalu pendampingan teknologi pangan. Kemudian bahan pakan ayam ini juga harus diperhatikan seperti harga jagung dan sebagai-nya," jelas wakil rakyat dari Fraksi NasDem itu saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (9/3).
Sebelumnya, Ketua Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka) Yeka Hendra di Kantor Ombudsman, Jakarta, Jumat (8/3), menegaskan perlunya regulasi tentang pembatasan budi daya ayam ras bagi perusahaan peternakan besar atau disebut integrator.
Pasalnya, kini peternak mandiri tidak bisa bersaing dengan integrator yang memiliki tingkat efisiensi amat tinggi karena memiliki integ-rasi usaha dari hulu hingga hilir. Di hulu, ada usaha pembibitan, pakan, dan obat-obatan, kemudian ada budi daya dan di hilir berurus-an dengan pasar.
Direktur Lokataru Foundation, Haris Azhar, yang mendampingi peternak, melihat bahwa selain tidak ada kontrol dari Kementerian Pertanian, para peternak mandiri seakan tidak pernah diproteksi dari persaingan dan diskriminasi harga yang menyudutkan mereka.
Menurut Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih, pihaknya akan memanggil Kementerian Pertanian dan perusahaan peternakan unggas besar dalam 14 hari kerja ke depan untuk menindaklanjuti keluhan peternak rakyat yang mengaku dimarginalkan para peternakan besar.
Dalam penilaian awal, Ombudsman pun melihat ada unsur malaadministrasi dalam industri peternakan. Pasalnya, ada pembiaran kekosongan regulasi sehingga peternakan rakyat dibiarkan bersaing dengan integrator yang memiliki kemampuan dan sumber daya luar biasa besar.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita tak menampik adanya kesenjangan itu. Namun, Ketut berharap peternak mandiri harus mengubah cara pandang mereka agar bisa lebih bersaing dengan mekanisme pasar.
Ia mendorong peternak mandiri beralih dari sistem perkandangan terbuka (openhouse) menjadi kandang tertutup (closehouse). Sistem closehouse dinilai lebih modern, efisien, dan lebih terjaga dari ancaman penyakit.
Ia juga meminta peternak mandiri memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) untuk membangun perkandangan tertutup itu.
"Memang modal awal closehouse itu sangat besar. Namun, saya berharap peternak mandiri dapat memanfaarkan KUR," imbuhnya. (Sat/E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved