Banjir Tol Madiun Bukan Disebabkan Salah Desain

Andhika Prasetyo
08/3/2019 20:39
Banjir Tol Madiun Bukan Disebabkan Salah Desain
(ANTARA FOTO/Siswowidodo)

BANJIR yang melanda ruas Tol Kertosono-Ngawi kilometer 603 terjadi bukan karena pembangunan atau desain jalan tol yang tidak sempurna, melainkan karena parapet bangunan di Derah Aliran Sungai Bengawan Solo jebol sehingga air tumpah hingga ke jalan.

Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sugiyartanto saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (8/3).

Banjir itu diperparah dengan curah hujan yang tinggi selama beberapa hari di daerah tersebut.

"Jadi ini bukan karena jalan tol. Jalan tol hanya terdampak saja dan sekarang sudah kembali normal," ucapnya.

Baca juga: Banjir, Tol Ngawi-Kertosono Ditutup Sementara

Ia pun menekankan, dalam pembangunan, semua jalan tol sudah terlebih dulu melalui feasibility study dan lolos uji analisis dampak lingkungan (Amdal) serta berbagai uji kelaikan lainnya.

"Semua persyaratan sudah dilalui secara lengkap. Ini bukan soal desain dari jalan tol itu," tegasnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang, pemerintah akan memperbaiki sekaligus menguatkan tanggul sungai yang jebol. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya