Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA mendapat jatah ekspor karet sebanyak 98 ribu ton dari total 240 ribu ton kesepakatan ekspor karet tiga negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Hal itu dikemukakan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/3).
“Intinya sudah diputuskan, kalau tidak salah ialah 240 ribu ton, di mana (pembatasan ekspor karet) Indonesia 98 ribu ton,” kata Oke.
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemberlakuan pembatasan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut karena Thailand meminta agar mulai diberlakukan setelah pemilu di negara itu selesai.
“Thailand minta berlakunya setelah kabinet barunya karena mau pemilu 24 Maret,” jelasnya.
Untuk diketahui, pengaturan jumlah eksepor karet alam merupakan satu dari tiga kebijakan yang diputuskan dalam pertemuan khusus International Tripartite Rubber Council (ITRC) yang diinisiasi tiga negara produsen karet, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Adapun untuk mendongkrak harga karet, pemerintah berencana meningkatkan penggunaannya di dalam negeri. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumah-an Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya akan menyerap karet untuk dimanfaatkan sebagai bahan campuran aspal untuk jalan sepanjang 65,8 kilometer tahun ini.
Volume karet yang terserap dalam campuran aspal tersebut sebesar 2.542,2 ton. “Kalau yang program kami cuma 65 km, menyerap karet untuk 2.500 ton,” kata Basuki seusai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.
Menteri Basuki mengatakan karet yang digunakan untuk campuran aspal bukan lah karet mentah, melainkan karet remah atau crumb rubber. Nantinya, kata dia, 7% dari volume aspal akan disubstitusi oleh crump rubber, dan crumb rubber yang terserap per kilometernya sebanyak 3 ton. (Nur/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved