BP Batam Ciptakan Kenyamanan Berusaha bagi Investor

Nur Aivanni
05/3/2019 19:05
BP Batam Ciptakan Kenyamanan Berusaha bagi Investor
(KEPALA BP Batam Edy Putra Irawady . Foto : Istimewa)

KEPALA BP Batam Edy Putra Irawady mengatakan pihaknya akan menciptakan kenyamanan dan kepastian berusaha bagi investor di Batam. Hal itu disampaikannya usai rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution.

"Tugas saya adalah mendorong kenyamanan orang berusaha dan kepastian usaha. Itu yang paling penting bagi saya," katanya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/3).

Baca juga: Generasi Millenial Ramai-Ramai Investasi Mata Uang Digital

Untuk menciptakan kenyamanan tersebut, kata Edy, BP Batam akan memberikan tanah kepada pengusaha yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). "Kalau orang itu mau mendapatkan tanah baru, urusan ke Menko, tapi di sini dipastikan hanya untuk KEK, selain KEK tidak," katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah membuka klinik usaha 24 jam. Klinik tersebut memiliki fasilitas pelayanan berupa penyelesaian dan pengawalan kasus berusaha pada bidang lahan, lingkungan, lalu lintas barang, keimigrasian dan ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, kata Edy, pihaknya juga akan memastikan bagaimana investasi yang ada di Batam tidak kemudian menjadi mangkrak. "Kalau tanah 2.800 hektare itu tidak dia kerjakan, kami mediasi, kalau sampai selesai tidak dilakukan, kami tarik," jelasnya.

Baca juga: Perempuan Kerap Batasi Diri Hadapi Revolusi Industri 4.0

Lebih lanjut, Edy pun mengakui bahwa masih ada regulasi yang berlaku di Batam tanpa sepengetahuan pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan. Ia mengatakan bahwa barang-barang yang masuk saat ini harus diperiksa dulu melalui Laporan Surveyor (LS).

"Padahal barang yang masuk ke Batam itu belum berlaku tata niaga. Kata Menkeu, yang bisa memberlakukan tata niga hanya tertentu, yaitu kesehatan, keselamatan, lingkungan, moral publik. Selain itu, ngga boleh. Kenyataannya, di Batam itu banyak peraturan yang tanpa sepengetahuan Menkeu," tuturnya. (Nur)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya