Pertumbuhan Ekonomi Diyakini Maju Pesat dalam Lima Tahun

(Ata/E-3)
04/3/2019 23:15
Pertumbuhan Ekonomi Diyakini Maju Pesat dalam Lima Tahun
( ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

BANK Indonesia (BI) optimistis prospek perekonomian Indonesia tumbuh lebih baik pada tahun-tahun mendatang. Optimisme itu berangkat dari kondisi tahun lalu yakni perekonomian Indonesia bisa bertahan di tengah tekanan global.

“Optimis, optimis, optimis. Ekonomi Indonesia lebih baik lagi di tahun-tahun ke depan khususnya 5 tahun ke depan,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo pada RSM Forum Morning Briefing bertema Bank Indonesia’s strategy to strengthen and grow Indonesia’s economy sebagai rangkaian HUT ke-34 RSM Indonesia di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan selama lima tahun ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tinggi, inflasi rendah, nilai tukar rupiah stabil, dan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) menurun. 

Untuk tahun ini, dia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia beberada pada kisaran 5%-5,4%. “Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi 5,2%,” ucapnya.

Menurut Perry, membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam lima tahun ke depan akan didukung kuatnya permintaan domestik, baik konsumsi maupun investasi. Selain itu, ditopang membaiknya kinerja ekspor pemerintah untuk mengurangi impor.

Hal itu diyakini dapat membuat kinerja perdagangan Indonesia kembali positif sehingga CAD dapat ditekan ke angka 2,5% terhadap produk domestik bruto (PDB).

BI juga, jelas dia, memiliki lima langkah untuk mendorong tingkat perekonomian Indonesia dalam lima tahun ke depan. Kelima langkah itu ialah kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, sistem pembayaran, pengendalian pasar keuangan, serta keuangan syariah. 
“BI terus mengawal ekonomi kita, menjaga stabilitas, dan ikut mendorong pertumbuhan,” ujarnya.

Demi menjaga stabilitas, Perry mengungkapkan, pihaknya juga selalu berupaya meningkatkan sinergi dengan berbagai kalangan dari menteri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga dunia usaha. (Ata/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya