Tokoin Bantu UMKM Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional 

Micom
01/3/2019 22:55
Tokoin Bantu UMKM Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional 
(Ist)

KUATNYA fondasi sektor riil perekonomian dalam negeri telah dibuktikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian nasional. 

Namun, mayoritas UMKM di Indonesia belum sepenuhnya sadar akan pentingnya manajemen bisnis yang profesional, transparan, dan menguntungkan dan membuat UMKM nasional dapat mandiri dan berdaya saing, baik secara kapasitas bisnis, maupun kelembagaannya. 

Sebagai platform yang menawarkan kemudahan akses bagi UMKM dalam mendapatkan pendanaan dari berbagai institusi finansial, Tokoin, platform pencatatan digital berbasis teknologi blockchain semakin agresif mengakselerasi UMKM dengan menggandeng para mitra dari institusi bisnis untuk turut serta meningkatkan perekonomian negara. 

Sejak dilakukan sosialisasi atau roadshow di 16 kota di Indonesia, kini Tokoin tampil dalam acara Grand Launching 2019. Mengusung tema 'The Golden Era of MSME Massive Revolution', Tokoin ingin menunjukan tekad dan semangatnya dalam memberikan dukungan pada penopang utama perekonomian Indonesia yakni MSME. 

Tokoin merupakan sebuah karya anak bangsa. Dan dalam acara grand launching di Hotel Holiday Inn Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (1/3), berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung melalui showcase aplikasi Tokoin yang sudah dapat diunduh menggunakan tautan khusus Tokoin. 

Menjadi garis start bagi Tokoin untuk berlari lebih kencang dalam memajukan UMKM Indonesia dalam revolusi industri 4.0, agar dapat memenangi persaingan pasar di negara berkembang. 

UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian Indonesia selama ini terkendala oleh buruknya manajemen dan administrasi usaha, banyak pengeluaran dan pemasukan yang tidak tercatat, serta tak cakap menghitung harga pokok produksi secara cermat, dan mengalkukasi profit secara realtime

Menyadari hal tersebut, Tokoin memberikan solusi yang mudah, hasil yang optimal dan dapat dipantau secara realtime. Apalagi, peran strategis UMKM dapat menyumbangkan 60,3% pendapatan atas Produk Domestik Bruto (PDB) dan 97% atas tenaga kerja nasional. 

Kendati demikian, UMKM masih belum bisa lepas dari permasalahan yang sedari dulu menghambat laju pertumbuhan bisnisnya. Sebanyak 40% UMKM di negara berkembang belum terakses bantuan dari lembaga-lembaga finansial. UMKM kesulitan untuk mendapatkan bantuan pendanaan dari instansi-instansi finansial.

“Dilandasi fakta tersebut, Tokoin membangun sebuah platform untuk membantu UMKM mengakselerasi bisnisnya. Lewat implementasi teknologi blockchain, UMKM difasilitasi untuk membangun kredibilitas usaha valid, yang tak diragukan oleh pihak institusi keuangan non-bank, oleh karenanya tidak akan ada lagi trust issue yang selama ini menghambat akselerasi UMKM di negara-negara berkembang," jelas Reiner Rahardja, CEO Tokoin, dalam keterangannya.

Blockchain memfasilitasi UMKM untuk mencatat transaksi bisnisnya sebagai data berharga secara runut dan akurat, menyimpannya dan memungkinkan skema monetisasi pada data tersebut secara efektif. Lebih dari sekadar skema bisnis, Tokoin memungkinkan UMKM jadi lebih tepercaya dan kredibel dalam mengakses bantuan-bantuan solusi bisnis dari berbagai lembaga finansial. 

Baca juga: Penggabungan SKM dan SKT Dikhawatirkan Tingkatkan Pengangguran

Menjanjikan berbagai manfaat terapan teknologi blockchain, Tokoin juga menjanjikan adoption rate yang tinggi atas platform yang kini sedang dikembangkan. Dalam hal ini, kerja sama strategis dengan platform marketplace yang sudah berdiri menjadi langkah awalnya. Di Indonesia, kerja sama strategis Tokoin yang pertama kali terjalin dengan Rarali.com, platform B2B marketplace terbesar di Indonesia.

Tokoin juga telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Perdagangan RI, sebagai platform digital yang memiliki gagasan mendukung perekonomian negara lewat UMKM. 

Kemendag melalui Kepala Subdit untuk Amerika dan Eropa, Bachtiar Pangaribuan, saat memberikan sambutan dalam grand launching mengatakan, Tokoin merupakan solusi pengembangan bisnis UMKM di Indonesia.

"Karena itu, mari kita kembangkan produk lokal dengan aplikasi Tokoin," katanya.

Reiner Rahardja menambahkan, pihaknya yakin bahwa inklusi ekonomi akan tercipta dengan kemitraan bisnis yang berpihak pada kinerja UMKM. Tokoin akan menjadi penghubung UMKM dengan institusi yang bisa menyediakan fasilitas pengembangan bisnis.

Melalui kesamaan visi, Tokoin juga bekerja sama dengan beberapa partner bisnis demi penguatan eksistensinya di pasar, dalam hal inibdidukung oleh Shuttle One, proyek terbaik dari Singapore, untuk membantu UMKM di Indonesia dalam mengembangkan usaha mereka. 

Hongzhuang Lim, CEO Shuttle One Pte Ltd & XSQ Digital Pte Ltd, mengatakan, terkait teknologi yang akan menjadi basis platform Tokoin selain itu, Tokoin juga menggandeng Ralali, Pasar Polis, dan Sahabat UMKM yang menandai komitmen untuk kerja sama jangka panjang mengakselerasi UMKM Indonesia agar bersaing dan bisa menjadi pemain di pentas dunia. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya