Dukung KEK Sei Mangkei, Pemerintah Pangkas Harga Gas

Cahya Mulyana
26/2/2019 20:57
Dukung KEK Sei Mangkei, Pemerintah Pangkas Harga Gas
(. ANTARA FOTO/Reno Esnir/pd/18.)

PEMERINTAH berupaya mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) supaya memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi nasional. Salah satu caranya dengan memberikan potongan harga gas di KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara.

"Jadi sampai dengan akhir tahun depan harga sesuai dengan yang terkontrak, setelah itu baru ada harganya bisa turun," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Djoko Siswanto usai menghadiri rapat mengenai harga gas di Sei Mangkei, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta. Selasa (26/2).

Ia mengatakan penurunan tersebut mulai berlaku setelah kontrak jual beli gas antara industri dengan pemasok habis yakni pada akhir 2020.

Penurunan harga gas yang diputuskan tersebut sekitar 1 dolar AS per per million British thermal unit (MMBTU) yang saat ini harganya mencapai 10,48 dolar AS per MMBTU.

Menurut dia, sejauh ini konsumen gas di KEK tersebut baru satu perusahaan yakni Unilever.

Baca juga : Tingkatkan Ekonomi Suplai Listrik Ditambah

Selain itu harga dari hulu juga mengalami penurunan. Saat ini gas yang dialirkan dari Blok North Sumatera B (NSB) dan Blok North Sumatera Offshore (NSO) oleh Pertamina Hulu Energi sebesar 7,5 dolar AS per MMBTU. Sementara untuk harga gas dari Blok A oleh Medco sebesar 7,03 dolar AS per MMBTU.

Direktur Utama Pertamina Gas (Pertagas) Wiko Migantoro mengatakan keputusan tersebut diharapkan mampu menarik konsumen lain masuk di KEK dan menjadi bagian konsumen gas Pertagas.

Volume gas yang diserap di KEK Sei Mangkei untuk Unilever masih sangat kecil yakni 2,5 million standard cubic feet per day (MMSCFD).

"Kita berharap volume demand tumbuh sampai 60 MMSCFD," tutupnya. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya