KPPU Dalami Dugaan Monopoli Penjualan Avtur

Cahya Mulyana
21/2/2019 16:43
KPPU Dalami Dugaan Monopoli Penjualan Avtur
(Antara)

KOMISI Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendalami dugaan monopoli dalam penjualan bahan bakar pesawat atau avtur. Pasalnya selama ini harga tiket pesawat mahal selalu dihubungkan dengan bahan bakar fosil tersebut.

"Avtur penting diteliti, mengingat menurut beberapa maskapai menyatakan bahwa salah satu penyebab tingginya harga penerbangan disebabkan oleh tingginya avtur domestik yang mencapai 40% dari biaya produksi. Selain itu, avtur di Indonesia diindikasi lebih mahal daripada harga avtur di internasional," terang Komisioner KPPU M Afif Hasbullah kepada Media Indonesia, Kamis (21/2).

Baca juga: Harga Avtur Turun, Maskapai Diminta Turunkan Harga Tiket

Menurut dia, tujuan penelitian untuk memastikan potensi monopoli dalam penjualan avtur dan penyebabnya seperti regulasi atau terjadi alami. Kemudian KPPU akan mengungkap juga potensi inkonsistensi dalam implementasi regulasi ritel jenis avtur.

"Misalnya, sejauh yang kita ketahui Udang-undang tentang Migas menyatakan avtur termasuk industri yang menggunakan menggunakan mekanisme pasar secara penuh, tanpa intervensi pemerintah macam subsidi. Namun kenapa di lapangan pelaku usaha baru yang akan masuk ke bandara serasa sulit? Ini harus dicari jawabannya," paparnya..

Oleh sebab itu, lanjut dia, KPPU sudah mengerahkan investigator untuk mengumpulkan informasi, bukti dan dokumen pendukung untuk mengungkap tabir tersebut. "Penjualan avtur masih tahap penelitian. Untuk avtur ini karena pemainnya hanya Pertamina, ya dugaan monopoli,"pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya