Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) berhasil meraih laba bersih Rp3,9 triliun pada 2018, atau tumbuh 7% dari tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba didorong pertumbuhan kredit di sejumlah segmen yang diandalkan seperti perbankan usaha kecil dan menengah (UKM), consumer mortgage, enterprise banking, serta pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance.
Peningkatan laba juga didorong turunnya rasio biaya kredit (cost of credit ratio) sebesar 30 basis poin menjadi 2,5%.
Direktur Utama Bank Danamon Sng Seow Wah dalam paparan publik mengatakan sejumlah hal penting terjadi atas Bank Danamon di tahun lalu, yang ditandai dengan masuknya investasi dari salah satu institusi keuangan terbesar di dunia, MUFG.
Hal itu merefleksikan keyakinan dan optimisme MUFG atas potensi pertumbuhan Indonesia ke depan.
“Kami membukukan pertumbuhan laba dari inisiatif transformasi jangka panjang, mendiversifikasi sumber pendapatan, dan menerapkan solusi berbasis teknologi dan digital,” kata Sng Seow Wah saat paparan kinerja di Jakarta, kemarin.
Dijabarkan Direktur Keuangan Danamon Satinder Ahluwalia, portofolio kredit UKM tercatat tumbuh 10% menjadi Rp 31,2 triliun.
Portofolio enterprise banking, terdiri atas perbankan korporasi, komersial, dan institusi keuangan, tumbuh 11% menjadi Rp41,5 triliun.
“Sementara kredit consumer mortgage atau hunian tumbuh 29% menjadi Rp7,8 triliun. Untuk pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance tumbuh 13% secara keseluruhan menjadi Rp51,3 triliun pada akhir 2018,” jelas Satinder.
Di luar perbankan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 12% menjadi Rp137,2 triliun jika dibandingkan dengan setahun sebelumnya.
Bank juga tercatat masih memiliki likuiditas dan permodalan yang sehat. Rasio intermediasi makroprudensial (RIM) atau macroprudential intermediation tatio pada 97,2%.
Rasio kredit dalam perhatian khusus Danamon membaik menjadi 9,8% dari 11,0% setahun sebelumnya.
Adapun rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) ada di posisi 2,7% dari 2,8% di akhir tahun 2017. Rasio biaya kredit (cost of credit ratio) membaik menjadi 2,5% dari 2,8% pada tahun sebelumnya.
Saat ini Danamon akan fokus untuk menyelesaikan proses legal dan operasional merger dengan Bank Nusantara Parahyangan (BNP) sebelum kemudian MUFG menjadi pemegang saham mayoritas (73%) Bank Danamon. Nantinya portofolio BNP bisa dimanfaatkan untuk perluasan bisnis di daerah Jawa Barat.
Laba Bank Niaga
PT Bank CIMB Niaga Tbk membukukan laba bersih konsolidasi (diaudit) sebesar Rp3,5 triliun pada akhir 2018, atau naik 16,9% dan menghasilkan earnings per share Rp139,67.
Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan mengatakan kinerja bank pada 2018 mengalami kemajuan di tengah proses rekalibrasi bisnis dan kondisi pasar yang menantang.
Pertumbuhan laba bersih didukung pendapatan nonbunga yang naik13,8% menjadi Rp3,8 triliun, serta penurunan pada biaya kredit sebesar 63 bps, dari 2,26% menjadi 1,63%. Adapun rasio loan loss coverage CIMB Niaga berada di level yang aman sebesar 105,86%.
“Pencapaian ini berkontribusi pada perolehan laba bersih secara tahunan yang tumbuh 16,9% menjadi Rp3,5 triliun,” ujar Tigor.
Di segmen perbankan syariah, total pembiayaan Unit Usaha Syariah CIMB Niaga mencapai Rp26,5 triliun dengan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp23,7 triliun per 31 Desember 2018.
Saat ini CIMB Niaga Syariah merupakan bank syariah terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset. (E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved