Presiden Minta Jaga Perputaran Uang Dana Desa

Akmal Fauzi
20/2/2019 15:36
Presiden Minta Jaga Perputaran Uang Dana Desa
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pemerintah tingkat desa untuk menjaga perputaran uang tetap di wilayah perdesaan. Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 2019 di Jakarta, Rabu (20/2).

"Tapi pasti saya lihat hasilnya dari Rp257 triliun itu apa. Ini juga saya tanyakan. Jangan terima anggarannya saja enak, tapi jadi apa? Ini penting," kata Presiden dalam sambutannya di Ecovention Ocean Ecopark Ancol, Jakarta, Rabu (20/2).

Salah satunya, kata Jokowi, menjaga perputaran uang dana desa dengan membeli produk-produk bahan bangunan di wilayah desa hingga kecamatan untuk membangun infrastruktur.

Ia juga meminta pemerintah desa untuk mempekerjakan tenaga kerja pembangunan infrastruktur desa dari daerah masing-masing. Dengan perputaran uang itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa.

Jokowi mengaku akan kembali menaikkan alokasi dana desa di 2020 mendatang.

"Tahun depan enggak tahu naik berapa lagi. Yang jelas harus naik. Setuju nggak?" kata Jokowi

Alokasi dana desa dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam beberapa tahun terakhir memang terus meningkat. Pada 2015, alokasi dana desa mencapai Rp20,7 triliun.

Dana tersebut bertambah menjadi Rp40,7 triliun di 2016, dan kembali meningkat menjadi Rp60 triliun pada tahun fiskal 2017 dan 2018. Pada tahun ini, alokasi tersebut kembali meningkat menjadi Rp70 triliun.

Total alokasi dana desa yang digelontorkan pemerintah untuk desa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sudah mencapai Rp257 triliun.

"Ini triliunan ya. Gede banget. Tidak ada dalam sejarah kita gelontorkan anggaran triliunan ke desa-desa. Setiap tahun naik," jelasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya