Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK bisnis dari PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk yaitu BTN Syariah meluncurkan produk baru pembiayaan properti BTN iB. Pembiayaan properti BTN iB dengan nama produk KPR Hits ditujukan para milenial yang ingin mela-kukan ‘resolusi hijrah’.
KPR Hits yang merupakan jenis KPR nonsubsidi menggunakan akad musyarakah mutanaqisah. Akad musyarakah mutanaqisah (MMQ) merupakan fitur baru produk KPR dari BTN Syariah yang selama ini menggunakan akad murabahah (jual beli) dan istishna (jual beli pesanan).
“Akad tersebut disesuaikan dengan pangsa pasar yang kami bidik,yaitu para milenial yang menginginkan tenor cicil-an yang panjang, yaitu hingga 30 tahun, tetapi dengan uang muka yang terjangkau dan ujroh atau uang sewa yang ringan,” kata Direktur Bank BTN Iman Nugroho Soeko se-usai meluncurkan KPR Hits di Jakarta, pekan lalu.
Dengan akad musyarakah mutanaqisah yang merupakan gabungan atau hybrid dari dua akad yaitu akad musyarakah dan ba’i, pembelian rumah atau apartemen yang menjadi agunan KPR mejadi aset bersama antara bank dan nasabah dengan porsi kepemilikan yang telah disepakati pada saat awal akad.
Bank dan nasabah sepakat bahwa agunan KPR tersebut disewakan kepada nasabah sehingga nasabah memiliki kewajiban membayar angsuran sewa setiap bulannya. Pembayaran angsuran sewa otomatis menambah porsi kepemilikan nasabah dan mengurangi porsi kepemilikan bank sehingga pada saat pembiayaan lunas, porsi kepemilikan beralih sepenuhnya ke nasabah.
BTN Syariah memberikan keringanan bagi nasabah KPR Hits, di antaranya uang muka ringan mulai 1%, angsuran dengan dua pilihan skema, yakni ujroh atau uang sewa sebesar 7,75% fixed selama 3 tahun pertama, atau ujroh sebesar 8,25% fixed selama 5 tahun pertama. KPR Hits juga memberikan peluang pelunasan KPR tanpa biaya penalti.
Khusus KPR Hits, Iman menargetkan bisa meraup pembiayaan Rp1,35 triliun (setara 2.700 unit). Adapun target pembiayaan BTN Syariah tahun ini diproyeksi menembus Rp25 triliun atau naik di atas 14% dari tahun lalu.
Menginjak usia ke-14, BTN Syariah telah merealisasikan pembiayaan Rp26 triliun dan membukukan aset Rp28,5 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved