Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KALANGAN peternak tidak bersedia menggunakan beras rusak yang akan dilelang Perum Bulog untuk menjadi bahan pakan ternak. Penggunaan beras busuk berisiko bagi para peternak.
Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Singgih Januratmoko menegaskan bahwa unggas juga harus diberikan beras dengan kualitas atau spesifikasi setara dengan yang dikonsumsi manusia.
“Kalau beras sudah rusak, sudah berjamur, tidak bisa untuk pakan. Itu bahaya juga bagi ayam. Bisa sakit nanti,” ujar Singgih kepada Media Indonesia, Rabu (13/12/2018).
Penolakan senada juga datang dari Ketua Presidium Peternak Layer Nasional Ki Musbar Mesdi.
“Beras rusak itu tidak ada artinya bagi ayam. Vitamin sama karbohidrat sudah rusak. Untuk ternak unggas tidak direkomendasikan kalau beras busuk,” kata Ki Musbar seperti dikutip Antara.
Ia memastikan tidak ada peternak yang mau menampung beras busuk karena sangat berisiko.
Sejumlah kalangan meminta agar temuan beras busuk itu ditindaklanjuti. Aparat penegak hukum juga perlu turun meneliti karena terkait dengan potensi kerugian negara.
Pengamat pertanian Khudori menilai salah satu penyebab rusaknya beras milik Bulog ialah penerapan prog-ram serap gabah yang terlalu dipaksakan.
“Gabah yang kualitasnya rendah atau di luar ketentuan akhirnya diserap dan dipaksa masuk gudang untuk capai target. Kalau gabah yang jelek, ketika digiling jadi beras, ya hasilnya jelek. Ujung-ujungnya tidak bertahan lama,” tandasnya. (Pra/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved