Ma’ruf Amin Dorong Fintech dalam Sistem Ekonomi Syariah

(*/E-3)
14/2/2019 01:30
Ma’ruf Amin Dorong Fintech dalam Sistem Ekonomi Syariah
(MI/BARY FATHAHILAH)

CALON wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma’ruf Amin berjanji akan mendorong pengembangan ekonomi syariah jika nanti terpilih menjadi wakil presiden pada pilpres yang akan digelar April 2019.

“Apabila nanti saya terpilih jadi wapres, tentu saya akan mendorong secara keseluruhan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia supaya lebih berkembang untuk bisa mendukung penguatan ekonomi nasional kita. Jadi ini arahnya menuju kesejahteraan,” ujarnya pada seminar bertajuk Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam, di Jakarta, kemarin.

Ia mengatakan ekonomi syariah sudah menja­di bagian dari sistem ekonomi nasional yang menganut dual economic system, yaitu konvensional dan syariah. Begitu pula sistem keuangan yang mencakup sistem keuangan konvensional dan syariah.

“Nah, keuangan syariah ini sudah berkembang pesat dan untuk lebih memacu perkembangannya, perlu adanya perbaikan terutama dalam sistem kelembagaannya, inovasi produknya yang supaya lebih menghasilkan produk yang diminati masyarakat, ‘market friendly’,” katanya.

Selain itu, perbaikan juga perlu dilakukan dalam hal pelayanan oleh lembaga keuangan syariah. Ma’ruf pun menyinggung soal layanan teknologi finansial (financial technology/fintech) yang merupakan layanan digitalisasi dan kini menjadi tren dan dilakukan oleh lembaga keuangan di seluruh dunia.

“Karena itu, apakah fintech bisa diterapkan dalam sistem keuangan syariah, kemudian Dewan Syariah Nasional melakukan pembahasan dan mengatakan boleh, sepanjang nanti tidak ada bunga, riba, gharar, manipulasi, tidak ada di situ ‘gambling’. Melalui aturan yang ada oleh OJK, maka semua itu bisa dilakukan,” ujar Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah itu.

Pada kesempatan sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pemerintah berencana mensubsidi para perusahaan fintech di daerah yang tidak terjangkau layanan perbankan. Subsidi tersebut nantinya berupa paket internet atau pulsa.

Ia mengungkapkan tujuan subsidi itu ialah untuk meningkatkan inklusivitas keuangan nasional, agar fintech dapat diakses seluruh masyarakat Indonesia dan tidak hanya berkumpul di masyarakat yang memiliki akses keuangan. (*/E-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya