Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata Arief Yahya mengatakan tingginya harga tiket pesawat belakangan ini bisa mengancam sektor pariwisata di Indonesia. Pasalnya, kata dia, jika harga tiket untuk penerbangan domestik naik, itu akan berpengaruh pada permintaan tiket. Turunnya jumlah permintaan tiket tersebut kemudian bisa berdampak pada sektor pariwisata di Indonesia.
"Apa sih pengaruhnya kenaikan (harga tiket pesawat)? Kenaikan harga pasti penurunan demand, itu namanya price elasticity. Kalau harga naik 20%, demand-nya turun 20%. Kalau harga naik 100%, demand-nya 0. Teorinya seperti itu. Kalau itu terjadi, lama ngga? Bisa lama, bisa tidak," katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (13/2).
Kenaikan harga tiket pesawat tersebut, disampaikan Arief, telah mendapat keluhan hampir dari semua provinsi di Indonesia. Pasalnya, jumlah wisatawan domestik mengalami penurunan akibat tingginya harga tiket pesawat beberapa waktu belakangan ini.
"Jadi protes hampir dari semua provinsi terutama untuk wisatawan domestik, mulai Aceh, Medan, Batam, Pekanbaru, Padang malah gubernurnya langsung protes ke saya, jadi semua, karena kenaikannya terlalu tinggi," kata Arief.
Di Lombok saja, contohnya, tingkat hunian (okupansi) hotel mengalami penurunan dari 50% menjadi 30%. Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat yang mendadak dan dalam jumlah besar tidak akan menguntungkan siapapun. "Yang kasian tentu teman-teman di ekosistem pariwisata. Sekarang jadi sepi sekali," katanya.
Lebih lanjut, Arief menyarankan bahwa kenaikan harga tiket sebaiknya juga melihat bagaimana harga pasarnya. Jangan sampai, katanya, harga tiket pesawat di Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan negara lain.
"Kalau untuk domestik bandingkan juga dengan kekuatan orang. Kalau orang dengan harga tertentu tidak mampu, kalau mau naik 100%, proyeksikan saja naiknya 3 tahun. Jadi, bertahap akan jauh lebih bagus," ucapnya.
Untuk diketahui, Kementerian Pariwisata menargetkan jumlah wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta orang di tahun 2019 ini. Adanya kenaikan harga tiket pesawat tersebut, disampaikan Arief, tidak akan mempengaruhi target tersebut. "Kalau untuk wisman tidak terlalu masalah. Ini masalahnya di wisatawan domestik karena yang naik ini adalah tarif tiket domestik," pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved