Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengatakan penetrasi tekonologi di segala lini mesti segera diantisipasi. Hal itu, kata dia, agar kita tidak tertinggal dari bangsa lainnnya.
Dalam Seminar Memperkuat Budaya dan Mindset Digital dalam Transformasi Kemenkeu, di kantornya, kemarin, Sri Mulyani meng-ungkapkan bahwa perkembangan teknologi telah dimanfaatkan banyak negara di dunia.
Bahkan, katanya, saat ini Amerika Serikat (AS) telah memulai perang teknologi dengan Tiongkok untuk jaringan teknologi 5G.
“Akhir-akhir ini kita mendengar mengenai AS dan Tiongkok dalam perang dagang, muncul dimensi perang teknologi. Teknologi 5G yang dikhawatirkan akan mendominasi dan memonopoli karena seluruh kehidupan manusia bisa terkait dan dikaitkan dengan 5G,” jelas dia.
Selain perang tekonologi, lanjut Menkeu, saat ini perkembangan dunia juga dihadapkan pada konstelasi geopolitik yang membuat setiap lini kehidupan, termasuk ekonomi, cepat berubah.
“Karena ada otomatisasi, robot, artificial intelligence yang mampu mengerjakan tugas-tugas manusia, hampir semua bisa dikerjakan robot, menyebabkan munculnya prediksi dan kekhawatir-an bahwa manusia akan berkompetisi, bahkan kalah dengan robot,” ujarnya.
Oleh karena itu, Menteri Sri juga mengajak para pegawai-nya untuk melek teknologi.
Menurutnya, pegawai Kemenkeu bisa memanfaatkan teknologi untuk merancang kebijakan, inovasi, dan instrumen agar mampu menyiapkan diri dan menyesuaikan terhadap munculnya teknologi informasi dan digital yang berdampak luas.
Berdasarkan laporan perusahaan konsultan manajemen multinasional McKinsey & Company, Indonesia merupakan salah satu negara tercepat yang melakukan adopsi teknologi digital.
Fakta tersebut didapatkan melalu riset yang telah dilakukan kepada 17 ribu orang di 15 negara dan dipublikasikan dalam laporan berjudul Digital Banking in Indonesia: Building Loyalty and Generating Growth.
Partner Indonesia McKinsey & Company, Guillaume de Gantes, mengatakan kecepat-an adopsi digital Indonesia bahkan melampaui negara di sekitarnya seperti Korea Selatan dan India.
“Bahkan melewati Brasil dan Tiongkok,” tuturnya saat konferensi pers di kantor McKinsey & Company, Jakarta, Senin (11/2). (Try/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved