Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memantapkan posisi di peringkat kelima dalam jajaran perbankan nasional dengan mencatatkan aset melewati Rp300 triliun atau naik 17% jika dibandingkan dengan capaian di 2017 yang sebesar Rp261,5 triliun.
“Peningkatan aset ini dicapai seiring dengan pertumbuhan kredit yang positif meski dalam kurun lima tahun terakhir terjadi gejolak ekonomi global,” kata Direktur Utama BTN Maryono seusai gelaran charity fun walk dalam rangka rangkaian HUT BTN di Jakarta, kemarin.
Hadir dalam acara fun walk tersebut Deputi Bidang Jasa Perbankan, Konstruksi, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo.
Dalam kurun 69 tahun, Bank BTN telah merealisasikan kredit sekitar Rp523 triliun yang didominasi kredit pemilikian rumah (KPR). Kredit dan pembiayaan itu mengalir kepada lebih dari 4,5 juta keluarga di Indonesia.
“Peningkatan aset dan kucuran kredit BTN banyak didorong program sejuta rumah yang diinisasi pemerintah pada 2015. Program itu memacu Bank BTN untuk melakukan inovasi produk KPR dan skema kredit yang memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah hingga milenial untuk memiliki rumah,” kata Maryono seperti dikutip Antara.
Maryono mengapresiasi pemerintah, regulator, dan masyarakat Indonesia dalam mendukung kinerja Bank BTN selama 69 tahun berdiri. Ke depannya, Maryono optimistis akan lebih baik setelah meletakkan fondasi bisnis dan program kerja yang terarah sesuai hasil Rapat Kerja BTN 2019 yang dihadiri segenap jajaran manajemen BTN pada Januari lalu .
Sejumlah strategi telah disiapkan di antaranya dengan meningkatkan kerja sama dengan instansi atau pihak swasta untuk jasa layanan perbankan, khususnya pembiayaan perumahan.
Berikutnya, mengembangkan digital ecosystem dengan memperkuat fitur-fitur dari digital channel Bank BTN untuk layanan perbankan baik transaksi maupun kredit demi menghadapi disrupsi ekonomi yang terjadi.
Bank BTN akan memperkuat kemitraan dengan pemerintah pusat ataupun daerah untuk pembiayaan dan penyediaan perumahan. Strategi terakhir ialah menyelaraskan program dan target perseroan dengan misi pemerintah dalam holding perbankan serta Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang akan direalisasikan.
Gatot Trihargo yang hadir saat rapat kerja itu mengatakan Kementerian BUMN akan mendorong kapasitas BTN lebih besar lagi sehingga perseroan dapat berlari kencang.
Hal itu penting agar peran Bank BTN lebih besar lagi dalam membantu pemerintah mengurangi backlog perumahan yang mencapai sekitar 11 juta unit.
Tahun penentuan
Maryono menyebut tahun ini menjadi salah satu tahun penentuan bagi Bank BTN karena sejumlah program yang akan memperkuat peran perbankan sebagai kontributor terbesar di program sejuta rumah berjalan, di antaranya program pembiayaan perumahan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan anggota TNI-Polri. Selain itu, pemerintah juga berencana menggulirkan program Tapera.
Bank BTN menguasai pangsa pasar KPR subsidi lebih dari 94% dan 37% untuk KPR secara nasional. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved