Simpan Potensi Besar, Ekonomi Maritim Harus Diimplementasikan

Rifaldi Putra Irianto
07/2/2019 18:18
Simpan Potensi Besar, Ekonomi Maritim Harus Diimplementasikan
( MI/PIUS ERLANGGA)

MANTAN Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri mengatakan ekonomo maritim menawarkan segudang potensi. Ekonomir maritim mampu menghasilkjan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, berkualitas dan inklusif secara berkelanjutan.

Karena itu sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau dan memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia dengan 108,000 km, Indonesia harus bisa menerapkan ekonomi maritim.

Rokhmin mengungkapkan potensi ekonomi maritim indonesia hingga saat ini baru dimanfaatkan sekitar 25%.

Konstribusi sektor perikanan berada di angka 2,7% terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) dengan nilai ekspor hanya US$ 3,2 miliyar dolar AS pada 2017.

"Wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, dan laut indonesia mengandung beragam potensi pembangunan yang sangat besar." ucap Rokhmin saat Dialog Publik, Jakarta, kamis (7/2).

Baca juga : Kerek Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Perlu Reformasi Struktural

Dalam ekonomi maritim, lanjut Rohkmin juga ada potensi sumber daya alam terbarukan, diantaranya ada ikan dan ribuan biota laut lainnya, hutan mangrove, padang lamun, terumbu karang dan bioteknologi.

"Untuk udang ini saja bisa menyumbangkan 2% pertumbuhan ekonomi per tahun, dengan kata lain pertumbuhan ekonomi sebesar 7% per tahun bagi ekonomi maritim indonesia," papar rokhmin

Ia menambahkan sejak 2012, IPB menemukan spesies mikrolaga laut dengan kandungan hidrokarbon sekitar 20% dari total berat keringnya, dan telah menghasilkan biofuel.

Ketua umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia tersebut menjelaskan bila pemerintah dapat mengembangkan budidaya mikroalga ini dengan luas 2 juta hektare area laut dangkal (0,3% total wilayah laut indonesia) terintegrasi dengan industri pengilangannya, maka bisa diproduksi sekita 2 juta barel bioufel/hari.

Itu melampaui kebutuhan minyak nasional.

"Jika di manajemenkan dengan baik ekonomi maritim akan sangat menguntungkan untuk indonesia" tutupnya. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya