Mendag Dorong Industri Perkuat Ekspor ke Negara Mitra

Pra/E-3)
07/2/2019 03:15
Mendag Dorong Industri Perkuat Ekspor ke Negara Mitra
(MI/Susanto)

MENTERI Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mendorong perusahaan di Tanah Air dapat berinvestasi dan membuka pabrik di negara-negara mitra. Hal tersebut perlu dilakukan untuk melancarkan dan memperkuat kegiatan ekspor.

Untuk itu, ia mengapresiasi Mayora Group, perusahaan yang bergerak pada sektor ma­kanan dan minuman, melalui salah satu merek, Torabika Capuccinno, kini mam­pu menjadi salah satu pemimpin pasar di Rusia.

“Produk-produk seperti ini­lah yang akan menjadi prioritas ekspor. Kita tidak bo­leh terpaku pada ekspor ba­han komoditas, seperti kelapa sawit, barang tambang, dan lain-lain. Kita mau dorong produk yang punya ni­lai tambah,” ujarnya seusai kunjungan kerja ke Ma­­yora Group Headquarters di Jakarta, Rabu (6/2).

Enggar, begitu biasa ia di­sapa, mengutarakan dengan membuka fasilitas pabrik di negara tujuan, diharapkan ba­kal ada kerja sama perdagang­an yang lebih erat lagi dan mem­berikan keuntungan ke­­pada Indonesia.

Ia menekankan di masa mendatang ekspor dan investasi terus jadi andalan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Apalagi, pada 2018, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil mencapai 5,17%.

Raihan itu, kata Enggar, tidak terlepas dari kinerja ekspor yang sudah baik pada tahun lalu yakni US$163,6 miliar, atau tumbuh 7,5% dari tahun sebelumnya.

Ia pun optimistis dengan capaian itu, dan didukung kuatnya ekspor nonmigas yang terus tumbuh tiap tahun, Indonesia akan mencapai target pertumbuhan 5,3% pada 2019.

Presiden Direktur Mayora Andre Atmadja menyatakan pihaknya menargetkan ekspor sebanyak 2.000 kontainer produk makanan dan minuman ke Rusia dengan nilai US$40 juta atau setara Rp557 miliar pada 2019. Angka itu lebih tinggi dua kali lipat daripada realisasi penjualan ke ‘Negeri Beruang Merah’ pada tahun lalu.

“Salah satu produk andal-an kami ialah kopi instan kemasan bermerek Torabika Cappucino. Rusia jadi pasar penting bagi kami karena sebagian besar masyarakat menyukai komoditas kopi,” ucap Andre. (Pra/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya