Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV 2018 kemarin di angka 5,18 % secara tahunan (year-on-year/yoy). Merujuk pada GDP Annual Growth Rate negara-negara G20, pertumbuhan Indonesia di 2018 yang sebesar 5,18% per Desember berada pada posisi ketiga, yaitu di bawah India yang per September 2018 tumbuh 7,1% dan Tiongkok yang tumbuh 6,4% per Desember 2018.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan Indonesia tumbuh akumulasi pada 5,17% tersebut sesuai prediksinya.
Baca juga: Layanan Pesan-Antar GrabFood Tumbuh Signifikan Sepanjang 2018
"Ya, artinya ekonomi Indonesia itu pertumbuhan konsumsi dan pembentukan modalnya memang baik. Sehingga sebetulnya secara musiman memang ekspor agak melambat dampaknya tidak bagus. Tapi kuartal IV musimannya memang selalu impor lebih tinggi dari dari sebelumnya dan ini ada dua kekuatan itu jadi akhirnya keluarnya sama," ujar Darmin di kantornya, Jakarta, Rabu (6/2).
Darmin optimistis bahwa tingkat konsumsi rumah tangga bisa sedikit lebih naik ke depan dari 5,08%. Selain karena program pemerintah, harga kelapa sawit sedikit membaik di masyarakat daerah.
"Arah membaik ada, artinya kalo komoditinya tidak ada yang memburuk tapi membaik . Motor penggerak di 2019 antara lain konsumsi dan investasi," tukas Darmin. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved