Ekonomi RI Diyakini semakin Membaik

(Try/E-2)
06/2/2019 02:00
 Ekonomi RI Diyakini semakin Membaik
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

LEMBAGA Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM-FEUI) memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada tahun ini sekitar 5,2%-5,3%. Angka itu lebih baik daripada tahun lalu yang berkisar 5,1%.
Pertumbuhan konsumsi diperkirakan tumbuh melebihi 5% sepanjang 2018 dan meningkat di 2019 jika inflasi tetap di bawah kendali.

Lembaga itu mencatat defisit neraca berjalan diprediksikan berlanjut hingga triwulan IV 2018 dan sedikit membaik di triwulan I 2019. Adapun investasi langsung asing (FDI) cenderung membaik akibat potensi investasi yang lebih tinggi di negara berkembang dan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketertarikan pasar.

“Mengikuti ekspektasi akhir tahun lalu, kami melihat perekonomian di triwulan I 2019 akan sedikit membaik,” ujar Kepala Peneliti Kebijakan Sektor Keuangan dan Makroekonomi LPEM-FEUI, Febrio N Kacaribu, dalam paparannya, Selasa (5/2).

Serangkaian tren tak terduga sejak November, seperti kembalinya modal ke pasar negara berkembang, harga minyak yang lebih rendah, dan negosiasi antara Amerika Serikat dan Tiongkok, menurut dia, telah membawa sentimen positif pada pasar domestik.

Febrio menjelaskan pengaruh dari masuknya investasi portofolio asing dalam tiga bulan terahkhir telah memperbaiki rupiah menjadi salah satu mata uang yang meningkat paling pesat bersamaan dengan mata uang Thailand, Filipina, dan Malaysia, dengan rupiah dalam dua bulan terakhir berada di kisaran 14.000 per dolar AS.

Tren penurunan harga minyak dalam dua kuartal ke depan akibat produksi global yang berlebih, kata dia, juga dapat memberikan ruang jeda bagi pemerintah.

“Penurunan tersebut cenderung akan memperbaiki neraca perdagangan dan menurunkan tekanan dari keputusan pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat yang sama hingga pemilu mendatang,” ujarnya. (Try/E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya