Peran Sektor Keuangan Perlu Diperkuat

(E-2)
28/1/2019 23:15
Peran Sektor Keuangan Perlu Diperkuat
(medcom)

PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia yang stagnan di kisaran 5% membutuhkan motor penggerak. Salah satunya dari sektor keuangan.

Menurut Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Leonard Tampubolon, keuangan merupakan salah satu sektor penting yang berperan untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Sektor jasa keuangan dibutuhkan untuk membiayai kebutuhan investasi sehingga perlu dilakukannya upaya pendalam-an keuangan, baik dari pasar keuangan maupun institusi keuangan,” ujar Leo-nard dalam Seminar Hasil Kajian Pendalaman Keuangan di Indonesia di Jakarta, seperti dikutip Antara, Senin (28/1).

Ia menuturkan istilah penda-laman keuangan muncul sebagai penegas bahwa pembangunan yang berkualitas pada sektor keuangan tidak hanya berfokus pada aspek kedalam-an, tapi juga pada keterjangkauan serta efisiensi penyedia jasa keuangan.

Meskipun peran dan keberhasilan sektor keuangan dalam menumbuhkan ekonomi berbeda-beda antarwaktu dan antarnegara, sektor keuangan yang efektif dan efisien untuk menumbuhkan perekonomian mutlak diperlukan.

Menurutnya, pendalaman keuangan tidak hanya cukup dengan meningkatkan ukurannya, tapi juga perlu mengutamakan kualitas yang memungkinkan sektor ini menjalankan fungsinya, baik sebagai motor maupun penopang pertumbuhan ekonomi, tanpa memunculkan dampak negatif yang tidak terantisipasi dan teratasi.

Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Kementerian PPN/Bappenas Muhammad Cholifihani menjelaskan isu pendalaman keuangan menjadi topik penting yang perlu diangkat mengingat kondisi sektor keuangan di Indonesia yang masih dangkal.

Itu dapat dilihat dari beberapa indikator seperti rasio uang beredar (M2) per produk domestik bruto (PDB), aset dana pensiun per PDB, aset perusahaan asuransi per PDB, ataupun kredit domestik sektor privat per PDB di Indonesia yang masih sangat rendah jika ­dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tengga­ra seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina. (E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya