Inflasi Awal Tahun Terkendali di 0,48%

(*/E-1)
28/1/2019 03:45
 Inflasi Awal Tahun Terkendali di 0,48%
(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

GUBERNUR  Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini laju inflasi sepanjang Januari 2019 masih terjaga pada 0,48% secara bulanan (month to month/mtm) meskipun terjadi kenaikan harga beberapa komoditas pangan.

“Ada beberapa kenaikan harga seperti telur ayam, ayam, tomat, sayur, bawang merah, bahan makanan lain karena faktor musim­an pada awal tahun,” kata Perry ketika ditemui di kantornya, Jakarta, akhir pekan lalu.

Faktor musiman yang menaikkan harga komoditas pangan tersebut ialah kondisi cuaca yang sudah memasuki puncak musim hujan pada Januari 2019 dan turut memengaruhi suplai barang.

Namun, menurut Gubernur BI, tekanan terhadap harga pangan yang kerap bergejolak (volatile foods) itu tidak begitu besar dan sudah dikendalikan berkat kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah.

Perkiraan inflasi dari Bank Sentral itu berdasarkan survei pemantauan harga (SPH) hingga pekan keempat di Januari 2019.

Jika merujuk data SPH hingga pekan ketiga Januari 2018, inflasi bulanan sebesar 0,5%, atau terjadi penurunan ketika memasuki pekan keempat.

“Inflasi inti terkendali. Terima kasih pemerintah pusat dan daerah yang ikut mengendalikan harga,” tukasnya.

Jika data dari SPH Bank Sentral tepat, pada Januari 2019, inflasi tahunan akan berada pada 2,98% (year on year/yoy).

Karena perkembangan inflasi tahunan tersebut, BI masih meyakini inflasi pada akhir 2019 akan berada di rentang bawah sasaran inflasi 3,5%  plus minus 1%.

Keberhasilan pengelolaan inflasi menjadi salah satu pencapai­an penting dalam pengelolaan ekonomi Indonesia. Dengan inflasi yang terkendali, investor tertarik masuk dan mau menanamkan uang mereka di Indonesia. Selain itu, inflasi rendah membuat daya beli masyarakat terjaga. (*/E-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya