Pemilu dan Lebaran Bakal Picu Stagnasi Pasar Properti di Semester 1

Rifaldi Putra Irianto
24/1/2019 16:20
Pemilu dan Lebaran Bakal Picu Stagnasi Pasar Properti di Semester 1
( ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.)

KONTESTASI politik Pemilu 2019 ditambah bulan Ramadhan yang terjadi di semester 1-2019 diprediksi membuat pasar properti tanah air mengalamai stagnasi selama enam bulan pertama tahun ini.

"Prediksi untuk tahun ini di semester 1 akan stagnan di semester II mulai naik puncaknya sebenarnya di 2020. Pertimbangan ini karena akan terjadinya pesta politik di semester 1 dan juga idul fitri" kata Ignatius Untung, Country General Manager Rumah123.com di acara Properti Outlook 2019, Jakarta, Kamis  (24/1).

Meski demikian, lanjut Untung, kenaikan penjualan properti nantinya akan berbeda di setiap segmen pasar. Untuk rumah tapak, rumah seharga Rp1 miliar ke bawah akan lebih banyak diminati.

Sementara untuk hunian vertikal, apartemen seharga Rp600 juta ke bawah akan meningkat peminatnya. Sedangkan untuk segmen menengah, Untung menilai akan cenderung menurun dari sisi permintaan

"Tiga area pencarian yang meningkat di jabodetabek ada di beberapa kota seperti Depok, Tangerang, dan Bogor. Menariknya pencarian properti di Surabaya meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya," ujar Untung.

Baca juga : BTN Munculkan Ide Pembiayaan Perumahan Melalui Aplikasi

Disisi lain berdasarkan data dari Badan Kebijakan Fiskal kementerian Keuangan, sektor konstruksi dan sektor real estate diperkirakan tetap tumbuh stabil sejalan dengan progres investasi bangunan serta keberlanjutan penyediaan infrastruktur, dan program-program perumahan rakyat,

Hal itu karena penerimaan sektoral properti meningkat 6,9% dari 2017 ke 2018.

Pemerintah dipastikan akan memberikan dukungan besar pada 2019 dengan adanya infrastruktur yang semakin membaik di berbagai area.

Kebijakan pelonggaran LTV dari Bank Indonesia yang membuat bunga KPR masih dalam persentase yang terbilang bersahabat dapat memudahkan para konsumen properti melakukan pembelian.

"Kemudahan dan juga bonus yang semakin beragam dari para pengembang di tahun 2019 adalah kesempatan untuk para pencari properti untuk melakukan pembelian," tandas Untung. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya