Jelang Pemilu 2019, Minat IPO Tetap Tinggi

Fetry Wuryasti
18/1/2019 15:39
Jelang Pemilu 2019, Minat IPO Tetap Tinggi
(ANTARA)

BURSA Efek Indonesia (BEI) optimistis suasana jelang Pemilu 2019 tidak mempengaruhi jalannya pasar modal. Terutama soal perusahaan yang akan melantai bursa.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan perusahaan-perusahaan yang sudah berkomitmen melantai bursa tidak akan mengurungkan niatnya kembali pada momen Pemilu. Dia menyebut, saat ini kondisi pasar modal berjalan dengan baik.

"Ya mudah-mudahan tidak berpengaruh, kami optimis. Dari pengalaman sudah banyak. Kami juga meyakinkan luar negeri akan kondisi pasar modal, kondisinya berjalan dengan baik," ujar Nyoman saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/1).

Baca juga: BI: Inflasi Minggu Ke-3 Januari Sebesar 0,5%

Saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan perusahaan penjamin pelaksana efek atau underwriter terkait berapa perusahaan yang akan melantai bursa atau Initial Public Offering (IPO). Dia mengungkapkan, sebanyak 45 perusahaan saat ini masuk daftar calon emiten di perusahaan underwriter. 45 perusahaan tersebut diprediksi melantai bursa di BEI pada tahun 2019 ini.

"Di pipeline underwriter yang biasa aktif sudah ada sekitar 45 (perusahaan) di akhir tahun 2018. Kami akan validasi lagi. Tim sudah koordinasi dengan mereka sehingga kami tahu potensi mereka ada berapa," tandasnya.

Sementara berdasarkan data BEI, sebanyak 20 perusahaan telah mengajukan proposal untuk melantai bursa. "Perusahaan yang akan tercatat, update data ada 20. Ini data hari ini ya. Jangan disamakan tahun kemarin," paparnya.

Sebelumnya, BEI optimistis perusahaan yang mencatatkan saham tahun 2019 bisa melebihi 2018. Pada tahun 2018, sebanyak 57 perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO).

Sedangkan, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menargetkan pada tahun 2019 pasar saham Indonesia bakal kedatangan 75 hingga 100 perusahaan terbuka baru. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya