Tekan Gini Ratio, Pemerintah Diminta Terus Lanjutkan Program Bansos

Nur Aivanni
15/1/2019 20:42
Tekan Gini Ratio, Pemerintah Diminta Terus Lanjutkan Program Bansos
(Ist)

DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan bahwa pemerintah perlu terus melanjutkan dan meningkatkan program yang telah dilakukan selama ini untuk bisa menekan tingkat ketimpangan di Indonesia.

Program yang dimaksud adalah bantuan sosial, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, program keluarga harapan, program padat karya tunai dan dana desa.

"Saya kira program-program tersebut jelas akan berdampak positif memperbaiki kehidupan kelompok bawah. Selain itu, tentunya pemerintah perlu memperbaiki struktur ekonomi kita secara makro, membangun industri serta juga terus menjaga tingkat inflasi," kata Piter saat dihubungi, Selasa (15/1).

Baca juga: Ekonom Ingatkan Pentingnya Pengembangan Ekspor Bernilai Tambah

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh gini ratio pada September 2018 adalah sebesar 0,384. Angka tersebut menurun 0,005 poin jika dibandingkan dengan gini ratio pada Maret 2018 yang sebesar 0,389.

Piter menilai penurunan gini ratio tersebut disebabkan oleh meningkatnya pengeluaran kelompok bawah dan kelompok menengah yang lebih besar daripada pengeluaran kelompok atas. "Perlu dicatat disini adalah peningkatan pengeluaran bukan peningkatan penerimaan," tegasnya.

Secara statistik, sambungnya, itu didukung oleh data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang menunjukkan kenaikan rata-rata pengeluaran perkapita per bulan penduduk kelompok 40% terbawah dan 40% menengah yang lebih besar dibandingkan penduduk kelompok 20% teratas.

Kendati gini ratio skala nasional menurun, Piter pun memberikan catatan bahwa masih banyak daerah yang gini ratio-nya masih tinggi atau bahkan lebih tinggi dari skala nasional.

"Artinya, perbaikan ketimpangan antar penduduk belum terjadi merata di seluruh wilayah. Ini PR bagi para pemimpin daerah," tandasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya