Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Desember 2018 mencapai USD 15,28 miliar. Angka tersebut turun USD 1,6 miliar atau 9,60% dibandingkan pada November 2018.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penyebab turunnya nilai impor tersebut karena adanya penurunan yang tajam di impor migas. "Impor migas turunnya tajam 31,45%," kata Suhariyanto dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (15/1).
Baca juga:Jumlah Penduduk Miskin Menurun
Penurunan impor migas dipicu oleh turunnya nilai impor seluruh komponen migas, yaitu minyak mentah USD 386,5 juta (45,07%), hasil minyak USD 454,0 juta (26,23%) dan gas USD 61,0 juta (21,90%)
Sementara, kata Suhariyanto, impor nonmigas Desember 2018 mengalami penurunan yang lebih landai yaitu 5,14% dibandingkan November 2018.
Adapun total impor kumulatif Januari-Desember 2018 adalah USD 188,6 miliar atau meningkat 20,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan terjadi pada impor migas dan nonmigas masing-masing USD 5,49 miliar (22,59%) dan USD 26,14 miliar (19,71%).
Di sisi lain, nilai ekspor Desember 2018 mencapai USD 14,18 miliar atau menurun 4,89% dibandingkan ekspor November 2018. Itu disebabkan oleh penurunan ekspor nonmigas.
Ekspor nonmigas Desember 2018 mencapai USD 12,43 miliar atau turun 8,15% dibandingkan November 2018. Sementara, ekspor migas masih mengalami kenaikan 27,34% dari USD 1,37 miliar menjadi USD 1,74 miliar.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Desember 2018 mencapai USD 180,06 miliar atau meningkat 6,65% dibandingkan periode yang sama tahun 2017. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved