'SEBAIKNYA saya memilih kredit pemilikan rumah (KPR) 15 tahun atau 30 tahun untuk rumah pertama saya?' Pertanyaan itu diajukan @KellyRunRuuun melalui media sosial, Twitter, kepada Chief Business Correspondent CNN Christine Romans.
Pertanyaan @KellyRunRuuun itu cukup mengagetkan bagi Romans yang juga penulis buku Smart is the New Rich: Money Guide for Millennials, sebab, menurutnya, generasi millenials (mereka yang lahir pada 1980-2000) cenderung mengabaikan pemikiran akan kepemilikan rumah.
Keinginan memiliki rumah sendiri pada generasi millenial saat ini menurun karena banyak dari mereka yang lebih memilih tetap tinggal bersama orangtua ketimbang berinvestasi pada realestat. Apalagi sejak krisis pada 2008 lalu.
Dalam survei terbaru, hanya 13,2% orang yang berusia 18 hingga 34 tahun yang merupakan pemilik rumah. Itu merupakan angka terendah dalam sejarah. Selain itu, 31% orang yang berusia 18 hingga 34 tahun masih tinggal bersama dengan orangtua mereka.
Dalam survei tersebut juga terkuak bahwa pria memiliki kecenderungan tinggal bersama orangtua jika dibandingkan dengan perempuan.
Namun, bagi mereka yang masih mahasiswa S-2 dan masih harus membayar biaya kuliah, tinggal di rumah dengan orangtua atau kerabat merupakan strategi untuk efisien. Menurut mereka, mengapa memberikan 50% penghasilan bahkan lebih kepada pemilik atau tuan tanah ketika bisa tinggal di rumah secara gratis dan menggunakan uang itu untuk membayar utang maupun menyimpannya untuk keadaan darurat maupun untuk membeli rumah.
Pandangan itu mungkin dianggap 'pemalas' dan memalukan bagi generasi X (mereka yang lahir di tahun 1960-1980). Akan tetapi, bagi millenials, opini itu dapat diterima, bahkan dianggap lebih bijaksana.
Padahal, saat ini millenials diasumsikan keuangan berada dalam kondisi baik, yakni sudah bekerja, memiliki tabungan periode enam bulan di bank, dan uang untuk pembayaran uang muka (down payment). Maka, keputusan yang terbaik untuk uang Anda ialah membeli rumah sekarang juga. Apalagi suku bunga di titik terendah dan akan mulai naik di akhir tahun ataupun tahun-tahun berikutnya.
Apalagi harga rumah saat ini sangat rendah jika dibandingkan dengan masa puncaknya pada 2007, kecuali di Dallas dan Denver yang harga rumah di dua kota itu kembali ke titik tertinggi. Di sisi lain, permintaan sewa diperkirakan tetap meningkat.
Umumnya, untuk pembeli rumah perdana, cicilan selama 30 tahun menawarkan pembayaran nominal rendah dan yang paling stabil.
Dalam survei sebelumnya, generasi millenials juga dinilai takut berinvestasi ke pasar modal Hal itu jugalah yang dinilai akan menghalangi prospek kesejahteraan pensiun mereka.
'Sebanyak 93% dari generasi millenial mengatakan mereka tidak percaya pada pasar finansial dan kurangnya pengetahuan mereka membuat mereka kurang yakin berinvestasi', demikian hasil sebuah survei Capital One Sharebuilder, pertengahan Maret lalu. (Bow/CNN Money/E-3)