Selama 2018, Pemberian Sertifikat Tanah Tembus 9 Juta Lembar

Adiyanto
06/1/2019 20:14
Selama 2018, Pemberian Sertifikat Tanah Tembus 9 Juta Lembar
(ANTARA FOTO/Irfan Anshori)

Selama 2018 pemerintah telah membagikan 9,4 juta sertifikat tanah kepada masyarakat. Jumlah tersebut melebihi dari target yang ditetapkan yakni sebanyak 7 juta sertifikat.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, pada 2017 lalu dia memberikan target kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Jalil untuk menyelesaikan 5 juta sertifikat hak atas tanah. "Alhamdulillah bisa selesai 5,4 juta. Pada 2018, target dinaikkan lagi 7 juta, telah diselesaikan 9,4 juta sertifikat," kata Presiden Jokowi saat menyerahkan 2.500 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat, di Alun-alun Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (4/1) lalu seperti dikutip laman Setkab.go.id.

Menurut Jokowi, jika pencapaiannya bisa cepat seperti ini terus, seluruh sertifikat di Ponorogo bisa selesai pada 2023. "Yang janji Pak Menteri bukan saya,” kata Presiden yang disambut tepuk tangan warga.

Sebelumnya Presiden mengatakan, di seluruh Indonesia harusnya yang disertifikatkan semuanya 126 juta sertifikat, tetapi sampai 2015 baru 46 juta. Artinya, masih kurang 80 juta yang belum bersertifikat. Dulu, lanjut Presiden,  dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, setahun produksinya hanya kurang lebih 500.000 sertifikat. "Artinya, kalau 80 juta maka nunggunya perlu 160 tahun. Iitulah kenapa sertifikat ini perlu dipercepat,” ujarnya.

Kepala Negara meminta bagi warga yang telah menerima sertifikat agar menyampaikan juga ke tetangga mereka yang belum pegang sertifikat bahwa program ini berjalan terus. "Tahun ini target saya 9 juta, tahun depan target saya 11 juta, targetnya naik terus," kata presiden yang lagi-lagi disambut tepuk tangan.

Turut hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni. (E-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya