Pemerintah Optimis Penerimaan Negara Tahun Ini Tetap Baik

Nur Aivanni
06/1/2019 18:58
Pemerintah Optimis Penerimaan Negara Tahun Ini Tetap Baik
(MI/PERMANA)

PEMERINTAH optimis penerimaan negara 2019 akan tetap baik sebagaimana capaian pemerintah di tahun 2018. Tahun lalu, penerimaan negara mencapai Rp 1.942,3 triliun atau 102,5% dari APBN 2018.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika mengatakan bahwa pemerintah akan terus mengawal realisasi APBN 2019 baik dari sisi penerimaan maupun belanja negara.

"Tahun 2018 menjadi bukti bahwa meskipun situasi ekonomi begitu terjal, tapi kita bisa mengelola dan melalui dengan baik, bahkan tidak ada APBN perubahan," kata Erani kepada Media Indonesia, Minggu (6/1)

Saat ini, kata dia, perekonomian Indonesia sudah semakin bagus. Hal itu terlihat dengan semakin padunya kebijakan fiskal dan moneter.

"Kualitas pembangunan makin tinggi. Pada 2019 situasi akan makin baik seiring dengan bantalan pembangunan yang sudah disiapkan, misalnya infrastruktur dan mutu manusia," terangnya.

Baca juga : Apindo Optimis Pengusaha Tiak Akan Tahan Ekspansinya di Tahun Politik

Meskipun memasuki tahun politik, Erani meyakini hal itu tidak akan mengganggu perekonomian di tahun 2019. "Dari awal 2018 juga sudah tahun politik dan semuanya ngga ada masalah kan," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Adriyanto. Pemerintah, katanya, meyakini bahwa penerimaan negara 2019 akan tetap baik.

"Kalau melihat performance di 2018, tentunya pemerintah yakin penerimaan 2019 tetap baik," katanya. Meskipun memasuki tahun politik, lanjutnya, itu tidak akan menjadi kendala atau hambatan bagi investor untuk berinvestasi di Indonesia.

"Indonesia sudah beberapa kali melaksanakan pemilu dan berjalan lancar. Pertemuan kami dengan beberapa investor asing, mereka yakin dengan stabilitas politik kita," tandasnya. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya