Pasar Antispasi Data Ekonomi AS, Rupiah Melemah

Antara
03/1/2019 10:33
Pasar Antispasi Data Ekonomi AS, Rupiah Melemah
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

PERGERAKAN nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (3/1) pagi melemah 25 poin menjadi Rp14.475 dibandingkan sebelumnya Rp14.450 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (3/1) mengatakan rilis data tenaga kerja dan indeks manufaktur Amerika Serikat sedang menjadi fokus pelaku pasar. Di tengah situasi itu dolar AS cenderung terapresiasi.

"Namun jika data itu menunjukan adanya pelambatan ekonomi di AS, maka (hal itu) dapat membalikkan arah pergerakan dolar AS dan berdampak positif pada rupiah," katanya.

Menurut dia, penguatan rupiah akan terbantu dampak permintaan terhadap mata uang yen Jepang sebagai "safe haven" di tengah masih kuatnya kekhawatiran pasar terhadap perekonomian global.

"Penguatan mata uang itu dapat berdampak positif bagi mata uang sekitar," katanya.

 

Baca juga: Pelaku Pasar Modal Mesti Menjaga Integritas

 

Sementara itu, ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan inflasi Indonesia pada tahun kalender Januari-Desember 2018 sebesar 3,13%, terbilang cukup terkendali.

"Terkendalinya inflasi sepanjang tahun 2018 itu dapat menjadi katalis positif bagi rupiah," katanya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya