Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengutarakan harapannya agar pasar modal kedepannya semakin lebih berdaya sehingga dapat mendukung pembangunan agar kecepatan pembangunan semakin cepat di tahun tahun kedepannya. Jokowi pun menilai capaian bursa efek tahun ini sesuai dengan target IHSG diatas 6000.
"IHSG kita berada pada angka 6.194 jadi menurut saya sebuah capaian yang bagus. Kita harapkan pembangunan infratsruktur yang banyak selesai baik di Jawa maupun di luar Jawa dapat di back up dan didukung dari pasar modal. Akseleraasi itu yang kita butuhkan dari pasar modal," tutur Presiden Jokowi saat menutup perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (28/12).
Menurutnya di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh dengan ketidakpastian, dinamis dan sulit diprediksi. Namun bursa efek Indonesia dapat menunjukkan kinerja yang cukup baik. Presiden pun menyoroti jumlah perusahaan baru yag mencatatkan efeknya di BEI merupakan yang terbanyak sejak 1995.
Untuk kedepannya Presiden akan mengevaluasi berbagai kebijakan yang sudah dikeluarkan tahun ini dan akan melakukan sejumlah dikoreksi yang dibutuhkan serta tambahan kebijakan agar dapat mempercepat investasi yang berorientasi ekspor maupun investaasi produk produk substitusi impor.
"Akan banyak nantinya kita munculkan sekali lagi kebijakan-kebijakan yang semakin menyederhanakan dan semakin memberikan kepastian kepada investasi, khususnya sektor riil yang berorientasi ekspor. Karena kita masih memiliki masalah di neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan sehingga kita akan dorong itu," tutur Jokowi.
Jokowi menilai optimisme yang ada di bursa efek saat ini menunjukkan adanya transisi dalam ekonomi Indonesia dari konsumtif ke produktif, dari kurang berkualitas menjadi berkualitas. Menurutnya semuanya terjadi karena adanya kerja sama maupun sinergi antara sektor moneter, fiskal maupun sektor rill agar terkonsolidasikan dengan baik.
Hasilnya pertumbuhan ekonomi Indonesia whole year diperkirakan akan mencapai 5,2%. Bahkan pertumbuhan tersebut menjadi pertumbuhan yang berkualitas karena didukung inflasi yang rendah yang diperkirakan lebih rendah dari tahun 2017 (3,61%), yakni sekitar 3,07% berdasarkan hasil survei pemantauan harga yang dilakukan Bank Indonesia.
"Pertumbuhan ekonomi dan inflasi bisa terjaga sehingga kepercayaan dari investasi dan investor kepada Indonesia semakin baik," tutur Jokowi.
Meski begitu Presiden mengingatkan bahwa saat ini perjalanan transformasi ekonomi Indonesia baru dimulai dan belum selesai. Untuk itu diharapkan kedepannya akan ada lompatan kebijakan, termasuk untuk kemajun pasar modal Indonesia. Presiden pun berharap ke depan pasar modal Indonesia bisa jadi barometer, sebagai pasar saham yang tangguh, sehat, stabil dan terus maju. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved