Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKANAN global dan ketegangan politik di Amerika Serikat (AS) masih terjadi terkait dengan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Fed Fund Rate tahun 2019 di pasar yang lebih tinggi. Namun sampai hari ini disyukuri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bahwa kondisi nilai tukar rupiah bergerak stabil.
Perdagangan pada Jumat (28/12) sesi dua menunjukkan rupiah berada di 14.551,3 per dolar AS menguat tipis 0,07% dari penutupan Kamis (27/12) 14.561 per dolar AS. Bank Indonesia mengapresiasi perbankan, pelaku pasar, dan investor yang telah mendukung stabilitas rupiah.
Baca juga: Said Didu Diberhentikan dari Komisaris PTBA
Meski Bank Indonesia melihat level rupiah kini masih undervalued tetapi mereka yakin rupiah begerak stabil dan menguat. Ketidakpastian global memang masih terus berlanjut tapi tekanannya tidak akan sekuat 2018. BI juga memprediksi suku bunga AS Fed Fund Rate tahun 2019 hanya akan naik sebanyak dua kali. Alasannya, ketegangan perdagangan ada ke arah yang lebih baik.
"Kemudian rupiah stabil dan menguat. Kami terus lakukan pemantauan nilai tukar secara keseluruhan. Rupiah begerak stabil sesuai mekanisme pasar, baik swap, spot, forward dan kurs domestik non deliverable forward (DNDF) itu juga tetap terkendali harganya bisa Rp 50 rupiah di atas pasar spotnya," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Masjid Baitul Ihsan Bank indonesia , Jakarta, Jumat (28/12).
Bank Indonesia juga pada minggu terakhir Desember 2018 telah menerbitkan sukuk BI dengan tenor seminggu dan dua minggu. Sebab, kata Perry, jelang akhir tahun umumnya bank membutuhkan likuiditas. "Lelang untuk sukuk tenor 1 minggu hasilnya Rp 1,27 triliun dan untuk tenor 2 minggu hasilnya Rp 1,8 triliun," tandasnya.
Bank Indonesia memperkirakan likuiditas pada bulan Januari akan tersedia kecukupannya dengan baik. Ke depan, Bank Indonesia juga akan membuka Sukuk dengan tenor yang lebih panjang. "Kami juga akan lelang sukuk tenor satu bulan dan akan diperpanjang tiga bulan. Secara bertahap reverse repo syariah akan dikurangi dan digantikan instumen sukuk," tukas Perry. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved