Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan terus menggenjot peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) pada 2019 mendatang. Program-program yang sudah berjalan seperti pemagangan, optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) serta sertifikasi akan terus dimaksimalkan dan disosialisasikan secara masif.
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), sepanjang 2015 sampai Oktober 2018, jumlah peserta pemagangan tercatat sebesar 149.064 orang. Ditargetkan, pada 2019, secara akumulasi, jumlahnya mencapai 360.864 peserta.
Untuk pelatihan di BLK, selama tiga tahun terakhir, jumlah peserta yang ikut serta sebanyak 383.132 orang. Pada 2019, ditargetkan angkanya akan meningkat pesat hingga 277.000 peserta sehingga secara akumulasi akan ada 660.476 orang yang dapat mendapatkan pelatihan di BLK.
Adapun, untuk program sertifikasi, sepanjang tiga tahun itu pula, diberikan kepada 1,34 juta pekerja. Angka itu diproyeksikan akan meningkat menjadi 1,87 juta orang hingga akhir 2019 mendatang.
Sertifikasi dilaksanakan untuk mengangkat kualitas dan memberikan level yang sama kepada seluruh angkatan kerja meskipun mereka tidak mengenyam pendidikan tingkat tinggi. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat diserap industri karena kini memiliki kemampuan yang tidak kalah hebatnya.
"Sertifikasi ini adalah quality control. Dengan program ini, kita bisa pastikan apakah SDM kita sudah betul-betul kompeten. Kalau ini sudah berjalan baik, kita pastikan SDM yang kita miliki juga sudah berkualitas dan mampu bersaing secara global," ujar Sekretaris Jenderal Kemenaker Khairul Anwar di kantornya, Jakarta, Jumat (28/12).
Baca juga: Kemendag Komit Dorong Produk Kreatif Lokal
Tidak hanya fokus pada kuantitas SDM yang akan ditingkatkan mutu mereka, pemerintah juga akan menyempurnakan tempat atau balai pelatihan sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan industri.
"Kami akan pastikan lembaga pelatihan memiliki akreditasi yang baik. Kami pastikan instrukturnya kompeten, program dan kurikulumnya sesuai serta memiliki sarana dan prasarana yang lengkap," ucapnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved