Nasabah Lama BRI Lebih Merasakan Manfaat KUR dan Kupedes

Nur Aivanni
27/12/2018 14:44
Nasabah Lama BRI Lebih Merasakan Manfaat KUR dan Kupedes
(ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho)

NASABAH lama dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) lebih merasakan manfaat dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kupedes BRI. Hal itu sebagaimana hasil survei persepsi nasabah terhadap kontribusi KUR dan Kupedes BRI dalam pembentukan nilai bersama (Creating Shared Value) yang dilakukan oleh tim peneliti dari Departemen Manajemen, FEB Universitas Indonesia.

"Semakin lama dia menjadi nasabah BRI, dia semakin merasakan manfaat KUR," kata Peneliti Arief Wibisono Lubis, di Gedung Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok, Kamis (27/12).

Baca juga: Pekerja Harus Adaptasi dengan Situasi Industri Masa Kini

Untuk diketahui, survei dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan convenience sampling. Jumlah sampel yang disurvei adalah 80.090 orang untuk nasabah KUR dan 95.195 orang untuk nasabah Kupedes. Survei tersebut dilakukan pada 17-20 Desember 2018.

Dari survei tersebut, orang yang lebih dari empat tahun menjadi nasabah KUR BRI lebih merasakan manfaat KUR di tiga tingkatan persepsi CSV. Begitu pula dengan Kupedes yang dirasakan bagi nasabah BRI yang lebih dari enam tahun.

Sebagai informasi, tiga tingkatan CSV yaitu me-review produk dan pasar (Level 1), meredefinisi produktivitas pada rantai nilai (Level 2) dan mendorong pengembangan kluster (Level 3).

Hasil survei menunjukkan bahwa rata-rata skor persepsi nasabah KUR mencapai angka 4,53 dan Kupedes sebesar 4,34 dari nilai maksimal sebesar 5 untuk persepsi CSV Level 1.

Angka tersebut menunjukkan bahwa nasabah menganggap penyaluran KUR dan Kupedes BRI memiliki peran penting dalam membantu nasabah untuk menciptakan shared value dari proses redefinisi produk dan pasar.

Sementara itu, untuk CSV Level 2 yaitu penciptaan shared value dari proses redefinisi value chain, rata-rata skor persepsi nasabah KUR adalah 4,37 dan nasabah Kupedes adalah 4,21 dari nilai maksimal 5. Skor tersebut memperlihatkan bahwa nasabah memiliki persepsi bahwa penyaluran KUR dan Kupedes BRI memiliki peran penting dalam membantu nasabah untuk menciptakan shared value dari proses perbaikan produktivitasnya.

CSV Level 3 memperlihatkan bagaimana suatu bisnis dapat menciptakan shared value dari pengembangan kluster usaha. Perolehan nilai rata-rata untuk nasabah KUR adalah 4,34 dan Kupedes adalah 4,17. Hal itu berarti bahwa nasabah menganggap penyaluran KUR dan Kupedes oleh BRI penting dalam upaya mereka menciptakan shared value melalui pengembangan kluster usaha.

Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi masukan bagi BRI dalam menjalankan tugasnya sebagai agen pembangunan. "Dalam melakukan penyaluran pembiayaan, BRI tidak hanya berorientasi pada keuntungan namun juga untuk meningkatkan kesejahteraan nasabah dan pemangku kepentingan nasabah," kata Arief.

Baca juga: Menaker Tak Terkejut Data PHK Versi KSPI Disebut Ngawur

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Peneliti Rofikoh Rokhim mengatakan bahwa pemanfaatan KUR dan Kupedes tidak melulu berorientasi untuk keuntungan individu yang diperoleh nasabah. Namun, kata dia, survei tersebut juga menunjukkan bahwa pemanfaatan KUR dan Kupedes juga ditujukan untuk memajukan sekelilingnya.

"Kalau saya maju, ngga hanya saya sendiri, harusnya kluster saya maju semua, lingkungan saya maju semua. Jadi ekosistem tercipta dengan bagus," tandasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya