Mulai 2019 Freeport Fokus Tambang Bawah Tanah

Cahya Mulyana
21/12/2018 22:20
Mulai 2019 Freeport Fokus Tambang Bawah Tanah
(ANTARA FOTO/M Agung )

PT Freeport Indonesia (PTFI) berencana untuk menutup kegiatan tambang terbuka akhir bulan ini dan fokus mengerjakan tambang bawah tanah pada 2019. Nilai investasi untuk kegiatan tambang bawah tanah sampai 2041 mencapai US$14 miliar.

"Open pit akhir tahun ini selesai dan mulai tahun depan kami fokus ke underground," terang Direktur Utama PTFI, Clayton Allen Wenas alias Tony Wenas, saat memberikan keterangan resmi di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (21/12)

Menurut dia, produksi akan berkurang pada 2019 karena penutunpan tambang terbuka sementara tambang bawah tanah masih konstruksi. Namun, seiring pengerjaan tambang bawah tanah, produksi akan bergerak naik pada 2020 dan seterusnya.

"Tahun depan pasti akan berkurang karena open pit selesai. Tapi di 2020 naik lagi. 2021 naik lagi. Angkanya lupa saya," jelasnya.

Tony mengatakan,untuk penambangan di bawah tanah pihaknya akan menanam investasi puluhan miliar dollar. Besarnya angka ini karena penambangan bawan tanah perlu dana yang besar.

"Ke depannya tambahan US$14 miliar. Itu sampai 2041," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya