BUMN Bangun Inkubator Bisnis di Maluku

(Hde/E-1)
21/12/2018 22:30
BUMN Bangun Inkubator Bisnis di Maluku
(ist)

BADAN usaha milik negara (BUMN) bersinergi membangun pusat inkubator bisnis di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Maluku.

Peletakan batu pertama dilakukan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal di Ambon, kemarin.

Inkubator harus mengembangkan industri kecil dan industri menengah dengan basis sumber daya yang ada di Maluku, seperti cengkih dan pala.

"Mudah mudahan bisa memberi dorongan bagi rakyat Maluku untuk menjadi entrepreneur," kata Hambra di Kampus Unpatti Ambon.

Rektor Unpatti, MJ Sapteno, juga berharap pembangunan inkubator bisnis tersebut bisa melahirkan pemuda Maluku yang memiliki kemampuam bisnis di berbagai bidang.

Para mahasiswa diharapkan tidak melulu menggantungkan harapan untuk menjadi pegawai negeri sipil.

Dengan mengasah kemampuan berwirausaha, para mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perekonomian Maluku ke depannya.

Pembangunan pusat inkubator bisnis itu menelan biaya Rp10 miliar yang dibiayai Himbara, PLN, Jasa Raharja, Telkom, Pertamina, PLN, Adhi Karya, dan Virama Karya

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan bantuan program BUMN untuk Negeri di Maluku mencapai 21,4 miliar.

"Bantuan yang diberikan spesifik untuk kebutuhan tiap-tiap kota. Khususnya bantuan ini untuk membantu meringankan beban warga di kota tersebut," kata Aloysius.

PT Jasa Raharja menyerahkan bantuan pembangunan dermaga tambatan perahu di Dusun Ketapang, Desa Loki, Seram Bagian Barat, sebesar Rp1 miliar.

Jasa Raharja bersinergi dengan BNI, ASDP, dan Perinus juga menyerahan bantuan perbaikan 28 rumah adat suku Mausu di Kabupaten Maluku Tengah melalui Kodam XIV/Pattimura sebesar Rp1,37 miliar.

Bantuan bina lingkungan juga diserahkan kepada empat panti asuhan, yakni Panti Asuhan Caleb House, Sekolah Luar Biara Leliani, Yayasan Pelita Kasih, dan Panti Asuhan Maria Mediatrix, serta dua gereja di Ambon masing-masing sebesar Rp100 juta.

Ada juga santunan kepada 600 anak panti asuhan sebesar Rp150 juta dan bingkisan Natal Rp60 juta.

Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan pihaknya memberikan bantuan Rp1 miliar untuk pembangunan rumah adat di Dusun Ketapang, Desa Ruki, Maluku.

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya