Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCAPERTEMUAN Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (TheFed), yang akhirnya menaikan tingkat suku bunga acuan justru membuat laju bursa saham AS berbalik melemah.
The Fed menggenapkan kenaikan 4 kalinya pada pertemuan di bulan Desember ini. Harapan akan kebijakan The Fed yang tidak akan agresif dalam menaikan tingkat suku bunganya tampak sirna dengan keputusan The Fed tersebut.
"Akibatnya laju kenaikan indeks saham AS pun terhapuskan ketika di awal sempat menguat," ujar analis asosiasi analis efek Indonesia Reza Priyambada, Kamis (20/12).
The Fed menaikan suku bunga acuannya sebesar 25 bps ke kisaran 2,25%-2,50%. Perkiraan pelaku pasar yang menilai kemungkinan The Fed tidak akan agresif dalam menaikan suku bunga acuannya dinilai tidak sesuai harapan.
Baca juga: Depresiasi Rupiah Ringan, Mulai Antisipasi Arus Modal Masuk
Hal ini juga berdampak pada rupiah,yang merujuk Bloomberg terpantau pada pukul 10.20 JATS berada pada 14.516,5 per dolar AS melemah 0,54% dari penutupan sebelumnya di 14.438,8 . Pada pembukaan perdagangan Kamis (20/12) rupiah diperdagangkan pada 14.504.
Pada indeks harga saham gabungan (IHSG) pun, terpantau tergerus 0,65% menjadi 6.136,29 dari penutupan sebelumnya di 6,176.09. (Try)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved