BTPN Incar 200 Ribu Nasabah

MI/ABDUL KOHAR
01/4/2015 00:00
BTPN Incar 200 Ribu Nasabah
(TWEETER)
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk atau BTPN menargetkan merekrut hingga 24 ribu agen demi meraih 200 ribu nasabah baru tahun ini. Agen-agen tersebut merupakan bagian dari upaya BTPN untuk menggarap pasar masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang akan dijaring lewat program BTPN Wow!.

BTPN Wow! ialah program inovasi Laku Pandai atau Layanan Keuangan tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini selain BTPN, ada Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BCA yang menjalankan Laku Pandai.

Dalam lima tahun mendatang, BTPN Wow! ditargetkan mampu merekrut agen hingga 85 ribu buah. "Dengan begitu, lewat program ini akan terja ring nasabah sebanyak 10 juta orang. Untuk tahap awal, kami berharap 200 ribu nasabah baru masuk. Setelah itu, kami lakukan evaluasi, misalnya menyangkut berapa dana yang mengendap sehingga kami bisa membuat proyeksi yang lebih akurat," papar Wakil Direktur Utama BTPN Djemi Suhenda dalam dialog dengan wartawan saat peluncuran BTPN Wow! di Lubuk Pakam, Sumatra Utara, Senin (30/3).

Program agen bank tanpa kantor BTPN tersebut diluncurkan di Beringin, Deli Serdang, Sumatra Utara, oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, Wakil Dirut BTPN Djemi Suhenda, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, dan Komisioner OJK Bidang Pengawasan Bank Nelson Tampubolon.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gendang dan pemberian ulos oleh Komisaris Utama BTPN Dorodjatun Kuntjoro-Jakti.

Djemi menambahkan, layanan bank tanpa Kantor BTPN didesain untuk menyasar masyarakat Indonesia yang belum tersentuh bank, yang jumlahnya sangat besar, yakni sekitar 100 juta orang dewasa dari total 123 juta orang dewasa Indonesia. Survei Global Financial Inclusion Index 2011 menunjukkan hanya 19,6% orang dewasa di Indonesia yang memiliki rekening bank.

"Karena itu, BTPN Wow! merupakan layanan perbankan yang sangat praktis dan terjangkau, dengan memanfaatkan telepon genggam dan didukung jasa agen sebagai kepanjangtanganan BTPN. Masyarakat yang selama ini belum tersentuh bank bisa menikmati layanan perbankan seperti tarik dan setor tunai lewat agen dengan biaya yang sangat murah," papar Djemi.

Terus bina agen
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad meminta agar bank serius dan terus-menerus membina agen. Merekalah ujung tombak yang diharapkan mampu mendekatkan bank dengan masyarakat.

"Perbankan dipermudah dengan adanya agen sebab bank tidak harus membuka kantor cabang yang butuh biaya besar dan infrastruktur yang tidak mudah," kata Muliaman.

Untuk tahap awal, layanan Laku Pandai baru melayani pembukaan rekening, menarik dan menyetor dana tunai, serta membayar sejumlah tagihan rutin seperti listrik dan sejenisnya. Nantinya, bila sistem sudah terbangun, agen bisa melayani berbagai produk layanan jasa keuangan, seperti kredit dan asuransi mikro.

OJK kini tengah memproses permohonan 17 bank lainnya. Bank yang baru saja mendapatkan izin ialah PT Bank Tabung-an Negara, yang akan meluncurkan program pertengahan April mendatang. (B-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya