Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan sudah melalui serangkaian kajian akademik dan persiapan konstruksi yang matang dan komprehensif sehingga bisa beroperasi jangka panjang dengan aman dan ramah lingkungan.
Langkah tersebut dijalankan untuk memitigasi setiap risiko yang berpotensi terjadi di lokasi proyek.
Daya tahan konstruksi fisik terhadap bencana gempa merupakan salah satu fokus PT North Sumatera Hydro Energy dalam membangun PLTA Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Seluruh pembangunan konstruksi fisik pun sudah melalui kajian akademik mendalam dengan memberi perhatian penuh terhadap manajemen lingkungan dan mitigasi risiko kebencanaan di kawasan Batang Toru, yang terdapat sesar gempa.
Lismawaty dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumut, yang juga pengajar Program Studi Teknik Geologi Institut Teknologi Medan (ITM), menyatakan, lokasi pembangunan PLTA Batang Toru tidak ada masalah.
Sepanjang memenuhi semua syarat kajian yang telah dilakukan, maka ini proyek Batangtoru dinilai sebagai solusi.
"Saya sangat optimistis berbagai kajian soal kegempaan yang juga sudah dilakukan akan membuat PLTA Batangtoru akan menjadi solusi dan tidak justru menjadi masalah," kata Lismawaty dalam siaran pers, Selasa (18/12).
Lismawaty menyampaikan hal ini dalam diskusi 'Dinamika Tektonik & Potensi Bahaya Gempa Segmen Toru, Khususnya PLTA Batang Toru' di Medan, Senin (17/12).
Acara digelar oleh Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Sumatra Utara.
Sementara tenaga ahli PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE), Didiek Djawadi mengatakan, pembangunan penampungan air untuk proyek pembangunan pembangkit listrik sepenuhnya dilakukan dengan memperhatikan berbagai kajian dan penelitian akademik.
Kajian-kajian tersebut melingkupi kajian terkait potensi gempa dari berbagai sumber yang dimungkinkan seperti Subduction Zone, Shallow Crustal & Background serta Benioff Zone.
"Semuanya diperhitungkan berdasarkan potensi dari semua jenis sumber gempa yang dimungkinkan," kata dia.
Dari dasar kajian ini, pembangunan penampungan air tersebut dipastikan dilakukan dengan berpedoman berbagai prosedur yang menjadi standar nasional hingga standar internasional.
"Itu yang harus kita analisis, bagaimana membuat suatu bangunan yang tidak runtuh oleh gempa. Sehingga baik dari struktur, beton, jenis tipenya itu semua harus terukur sehingga dia tidak runtuh," katanya.
PLTA Batang Toru termasuk Infrastruktur Strategis Ketenagalistrikan Nasional sebagai bagian integral dari Program 35.000 megawatt (Mw) pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi ke luar Pulau Jawa.
PLTA Batangtoru berteknologi canggih yang didesain irit lahan dengan hanya memanfaatkan badan sungai seluas 24 hektare dan lahan tambahan di lereng yang sangat curam seluas 66 Ha sebagai kolam harian untuk menampung air.
Air kolam harian tersebut akan dicurahkan melalui terowongan bawah tanah menggerakkan turbin yang menghasilkan tenaga listrik sebesar 510 MW. Model ini membuat sungai tetap mengalir seperti biasa menurut tingkat curah hujan yang ada. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved