Sikap The Fed Melonggar, Rupiah Menguat

Antara
18/12/2018 10:52
Sikap The Fed Melonggar, Rupiah Menguat
( ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

PERGERAKAN nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, menguat sebesar 75 poin menjadi Rp14.506 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.581 per dolar AS.

Analis Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail di Jakarta, Selasa (18/12) mengatakan bahwa mata uang dolar AS cenderung bergerak melemah terhadap hampir semua mata uang dunia, termasuk rupiah seiring ekspektasi pasar terhadap sikap the Fed yang cenderung untuk menunda kenaikan suku bunga (dovish).

"Jelang rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada pekan ini, ekspektasi pasar semakin kuat bahwa The Fed akan memberikan arah kebijakan moneter yang kurang agresif atau dovish pada 2019 menyusul melambatnya pertumbuhan ekonomi AS," katanya.

Menurut dia, sentimen sikap the Fed itu dampaknya lebih besar terhadap pasar valas di dalam negeri. Sentimen negatif dari dalam negeri yakni mengenai naiknya defisit neraca perdagangan Indonesia November 2018.

"Rupiah kemungkinan akan bergerak di kisaran Rp14.500-Rp14.550 per dolar AS dengan peluang menguat," katanya.

 

Baca juga: Batubara masih Jadi Andalan Pembangkit Listrik

 

Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong mengatakan sebagian pelaku pasar uang masih merespon positif fundamental ekonomi nasional sehingga rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS.

"Pasar masih merespon data ekonomi seperti terjaganya inflasi, cadangan devisa meningkat, serta sejumlah paket kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah," ujarnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya